Begini Cara Memutus Rantai Infeksi di Rumah Sakit
- 16 Sep 2026 20:51 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Rumah sakit menjadi tempat masyarakat mendapatkan pelayanan dan perawatan untuk memulihkan kondisi kesehatan. Namun, di sisi lain, lingkungan rumah sakit juga memiliki risiko penularan kuman dan infeksi. Terlebih, kondisi daya tahan tubuh pasien yang sedang menurun membuat mereka jauh lebih rentan terhadap infeksi tambahan.
Perawat tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RS Hermina Aceh, Ns. Raudhatun Nufus, S.Kep, mengatakan bahwa PPI bertanggung jawab terhadap pengawasan infeksi di rumah sakit. “Perawat PPI bertugas melindungi pasien dari infeksi, melindungi tenaga kesehatan dari penularan infeksi. Selain itu, juga membatasi pengunjung dan anak-anak ke rumah sakit,” jelasnya, dalam dialog “Stop Infeksi di Rumah Sakit Yuk, Jadi Pasien Cerdas” bersama Pro 4 RRI Banda Aceh, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Penularan infeksi dapat terjadi melalui berbagai jalur. Bisa melalui kontak lansung dengan benda yang terkontaminasi virus, droplet/partikel udara ketika seseorang batuk atau bersin, serta dari penggunaan peralatan medis yang tidak steril atau tidak sesuai prosedur.
Salah satu langkah sederhana yang sangat penting untuk memutus rantai penularan adalah dengan menjaga kebersihan tangan. Berikut ini, langkah mudah mengingat urutan mencuci tangan dengan benar yang dikenal dengan singkatan “Tepung Selaci Put”, yaitu:
- Telapak tangan: Gosok kedua telapak tangan secara berputar.
- Punggung Tangan: Gosok punggung dan sela-sela jarin tangan kiri dengan tangan kanan dan sebaliknya.
- Sela-sela Jari: Gosok kedua telapak tangan dan sela-sela jari.
- Mengunci: Jari-jari dalam dari kedua tangan saling mengunci
- Putar Ibu Jari: Gosok ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan dan sebaliknya.
- Putar Kuku: Gosokkan dengan memutar ujung jari-jari tangan kanan di telapak tangan kiri dan sebaliknya.
Metode tersebut dapat digunakan saat membersihkan tangan menggunakan handrub maupun dengan air dan sabun. Penggunaan handrub berbasis alcohol dilakukan selama 20 hingga 30 detik, sedangkan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir membutuhkan waktu sekitar 40 hingga 60 detik.
Selain kebersihan tangan, etika batuk dan bersin juga perlu diterapkan. Saat batuk atau bersin, hidung dan mulut ditutup menggunakan tisu sekali pakai. Jika tidak memiliki tisu, gunakan bagian dalam siku, bukan telapak tangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....