Ini Tiga Fase Gejala Campak dan Cara Penanganan pada Anak
- 07 Jun 2026 10:25 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Campak yang juga dikenal dengan nama measles atau orbili, adalah infeksi akut yang disebabkan oleh virus morbilli, bukan oleh bakteri. Campak sangat menular dan paling sering menyerag anak-anak, terutama anak-anak yang belum divaksin. Daya tular virus campak terbilang luar biasa tinggi, dan dapat menular melalui percikan udara (droplet) saat batu atau bersin.
Dokter Diana Sari Sp.A, Spesialis Anak dari Rumah Sakit Hermina Aceh mengatakan bahwa gejala penyakit campak tidak muncul secara instan, tapi melalui masa inkubasi terlebih dahulu. “Saat anak terkena virus campak, tidak akan langsung muncul gejala, yang dinamakan masa inkubasi, biasanya berlangsung 10 hingga 14 hari,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Pro 4 Banda Aceh, Sabtu 2 Mei 2026.
Setelah masa inkubasi selesai, maka muncullah gejala, dan anak akan melewati tiga tahapan stadium berikut ini:
- Stadium Prodormal (Awal). Pada fase ini biasanya gejalanya tidak khas, bisa demam, batuk, pilek, dan lemas. Jika diperiksa secara medis, di dalam dinding pipi bagian dalam akan muncul bitnik-bintik putih. Inilah yang menjadi tandda bahwa si aak mengalami campak, bukan sekadar panas biasa.
- Stadium Erupsi (Puncak). Setelah beberapa hari demam, akan muncul ruam kemerahan khas campak di kulit. Penyebaran ruam ini biasanya muncul dari bagian atas tubuh terlebih dahulu, dimulai dari belakang telinga dan dahi, lalu perlahan turun ke leher, dada, badan, paha, hingga berakhir di kaki. Di stadium ini, demam anak biasanya masih tetap tinggi.
- Stadium Konvalesen (Penyembuhan). Memasuki fase penyembuhan, ruam yang tadinya berwarna merah terang akan berubah warna menjadi kecoklatan, menggelap, dan kemudian mengelupas. Setelah proses pengelupasan ini selesai, kulit anak akan Kembali seperti semula.
Untuk penanganan awal di rumah, jika mencurigai anak terkena campak, cukupi asupan minuman agar tidak dehidrasi, makan yang cukup, berikan obat penurun demam saat demam. Kemudian, temui dokter untuk penanganan lebih lanjut, salah satu misalnya tindakan pemberian vitamin A bagi anak yang terkena campak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....