Pentingnya Memahami Usia Biologis untuk Kesehatan dan Kesuburan
- 11 Apr 2026 21:39 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Memahami usia biologis dapat membantu seseorang lebih mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya secara menyeluruh. Apabila usia biologis lebih tua dari sebenarnya maka akan menjadi tanda risiko penyakit kronis, namun sebaliknya jika usia biologis lebih muda maka tubuhnya menunjukan lebih sehat.
“Pemahaman mengenai usia biologis menjadi hal penting dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk kesuburan”. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Rajuddin, Sp.OG(K)., Subsp.FER., dalam dialog Klinik Angkasa Pro 1 RRI Banda Aceh, Sabtu 11 April 2026.
Dalam dialog tersebut, Prof. Dr. dr. Rajuddin, Sp.OG(K)., Subsp.FER., menjelaskan bahwa usia biologis berbeda dengan usia kronologis. Usia kronologis merujuk pada angka umur seseorang sejak lahir, sementara usia biologis menggambarkan kondisi nyata tubuh berdasarkan fungsi organ dan kesehatan secara keseluruhan.
“Usia biologis itu lebih mencerminkan kondisi tubuh kita yang sebenarnya. Bisa saja usia kronologis 30 tahun, tetapi usia biologisnya lebih tua atau justru lebih muda, tergantung gaya hidup,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa berbagai faktor seperti pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, serta tingkat stres sangat memengaruhi usia biologis seseorang. Gaya hidup tidak sehat dapat mempercepat penuaan sel dan menurunkan fungsi tubuh, termasuk kesehatan reproduksi.
Menurutnya, menjaga usia biologis tetap optimal dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, serta menghindari kebiasaan buruk seperti merokok dan kurang istirahat. Dan masyarakat juga diharapkan lebih memahami bahwa menjaga kesehatan tidak hanya soal angka usia, tetapi bagaimana kondisi tubuh dijaga agar tetap prima di setiap tahap kehidupan.
“Kalau usia biologis bisa kita jaga tetap baik, maka peluang untuk tetap sehat dan subur juga lebih besar,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....