Memahami Dunia Farmasi dari Dasar Hingga Profesional

  • 18 Nov 2025 15:04 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang : Dunia Farmasi adalah bidang ilmu kesehatan yang vital, menghubungkan sains, kedokteran, dan pelayanan pasien. Ini adalah profesi yang mulia, berfokus pada penemuan, pengembangan, produksi, dan penggunaan obat-obatan yang aman dan efektif. Bagi Anda yang tertarik menapaki jalan ini, berikut adalah panduan lengkap mengenai Farmasi.

Farmasi pada dasarnya adalah ilmu multidisiplin yang mempelajari segala aspek tentang obat, yaitu mempelajari identifikasi, seleksi, aksi farmakologi, formulasi, analisis, pengamanan, standarisasi, distribusi, dan penggunaan obat. Untuk menjadi seorang profesional di bidang ini, ada beberapa disiplin ilmu dasar yang wajib dikuasai dan diterapkan Yaitu

- Farmakognosi: Studi tentang obat-obatan yang berasal dari alam (tumbuhan, hewan, mineral).

- Farmasetika: Ilmu yang mempelajari formulasi, pembuatan, dan pengujian sediaan farmasi (seperti tablet, kapsul, sirup, salep) agar memiliki dosis yang tepat dan stabil.

- Kimia Farmasi: Mempelajari struktur kimia, sintesis, dan hubungan antara struktur dan aktivitas biologis obat.

- Farmakologi: Ilmu yang mempelajari efek obat pada tubuh dan mekanisme kerjanya (mechanism of action).

- Toksikologi: Studi tentang efek berbahaya zat kimia (termasuk obat) pada organisme hidup.

Dengan Jalur pendidikan untuk menjadi Apoteker di Indonesia umumnya terdiri dari dua jenjang utama seperti Program Sarjana Farmasi (S.Farm) dengan durasi waktu Pendidikan pada umumnya Umumnya 4 tahun atau 8 semester, hingga Program Pendidikan Profesi Apoteker (PPA). Setelah lulus S.Farm, calon Apoteker wajib melanjutkan ke program profesi selama 1 hingga 1,5 tahun yang berfokus penekanan pada praktik kerja lapangan (Praktek Kerja Profesi/PKPA) di berbagai institusi seperti rumah sakit, industri farmasi, pemerintahan dan studi kasus klinis. Lalu Lulusan wajib mengikuti Ujian Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) yang diselenggarakan secara nasional.

Dalam hal ini mengutip laman portal berita www.rri.co.id pada Selasa, (18/11/2025) ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Apt. Rafika Sari, S.Farm, Kota Sabang dalam rangka memperingati World Pharmacists Day (WPD) Kota Sabang tahun 2025 yang mengusung tema “Think Health, Think Pharmacy Sehat Bersama Apoteker.” Melalui momentum ini, para farmasis di Sabang menegaskan kembali peran penting profesi apoteker dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam penggunaan obat yang tepat, aman, dan bertanggung jawab.

Baca Juga : Apoteker Sabang Perkuat Edukasi dan Pelayanan Kesehatan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....