Apoteker Sabang Perkuat Edukasi dan Pelayanan Kesehatan

  • 17 Nov 2025 19:39 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Sabang menegaskan komitmen untuk menghadirkan pelayanan kefarmasian yang lebih profesional, humanis. Hal tersebut disampaikan ketua IAI Kota Sabang dalam rangka memperingati World Pharmacists Day (WPD) Kota Sabang tahun 2025.

Peringatan World Pharmacists Day (WPD) Kota Sabang tahun 2025 mengusung tema “Think Health, Think Pharmacy Sehat Bersama Apoteker.” Melalui momentum ini, para farmasis di Sabang menegaskan kembali peran penting profesi apoteker dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam penggunaan obat yang tepat, aman, dan bertanggung jawab.

Seperti diutarakan Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Sabang, Apt. Rafika Sari, S.Farm. Ujarnya, hari farmasis sedunia menjadi refleksi sekaligus dorongan untuk terus meningkatkan kompetensi dan pelayanan kefarmasian.

“Di momentum Hari Farmasis Sedunia ini, kita memperkuat kembali komitmen untuk menghadirkan pelayanan kefarmasian yang lebih profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Dari Sabang, titik nol kilometer Indonesia, kami ingin menyampaikan pesan bahwa farmasis hadir untuk seluruh lapisan masyarakat dengan ilmu dan kepedulian," tegas Rafika, Senin (17/11/2025).

Pemeriksaan kesehatan gratis IAI Kota Sabang, dalam rangka World Pharmacists Day (WPD) tahun 2025. (Foto: RRI/IAI)

Rangkaian kegiatan WPD Sabang 2025 diawali dengan edukasi masyarakat, meliputi sosialisasi Dagusibu, penggunaan obat secara rasional, serta upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit TBC. Edukasi ini ditujukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya penggunaan obat yang tepat dan tidak sembarangan, termasuk dalam menghadapi penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan nasional.

"Kita juga telah melakukan pengobatan massal yang dipusatkan di PosKesdes Aneuk Laot. Layanan kesehatan tersebut melibatkan dokter spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis THT, dokter umum, serta tenaga kesehatan lintas profesi lainnya. Pada kegiatan itu, masyarakat mendapatkan berbagai fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, serta konsultasi obat bersama farmasis dan apoteker," terangnya.

Selain itu, IAI Sabang juga menggelar aksi sosial Apoteker Bertamu, dengan mengunjungi beberapa desa, yaitu Krueng Raya, Ujong Sekundor, Aneuk Laot, dan Cot Ba’U. Melalui program ini, para apoteker turun langsung ke masyarakat untuk memberikan edukasi kesehatan, konsultasi obat, dan meningkatkan kedekatan antara tenaga farmasi dan warga.

Selain itu di bidang pendidikan, IAI Sabang berkolaborasi dengan Departemen Farmasi Universitas Syiah Kuala, dalam melakukan sosialisasi pendidikan profesi farmasi di SMA Negeri 2 Sabang. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dunia kefarmasian kepada pelajar dan mendorong minat generasi muda untuk melanjutkan studi di bidang kesehatan, khususnya farmasi. Pada kesempatan yang sama digelar pula lomba mewarnai bagi anak-anak TK di TK Pembina 2 Sabang untuk menumbuhkan kedekatan dunia kesehatan dengan anak sejak dini.

Sebagai organisasi profesi, IAI Cabang Sabang terus berupaya aktif dalam pendidikan, pengabdian masyarakat, dan peningkatan kompetensi anggotanya. Dengan jumlah farmasis yang terus bertambah, IAI Sabang menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di kota paling barat Indonesia, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh layanan kefarmasian yang berkualitas dan berkesinambungan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....