Damkar Sabang Edukasi Bahaya Kebakaran pada Siswa Sekolah

  • 30 Apr 2026 17:56 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang bahaya kebakaran sejak usia dini, Pemadam Kebakaran Kota Sabang melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi pencegahan kebakaran di TK Pembina 2 Kota Sabang. Kegiatan ini dikemas secara menarik dengan menghadirkan pengenalan profesi pemadam kebakaran bersama karakter edukatif “Wak Biru” untuk memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak mengenai pentingnya keselamatan dari risiko kebakaran.

Kegiatan tersebut menyasar siswa-siswi usia dini dengan metode pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, serta mudah dipahami. Materi yang diberikan meliputi pengenalan tugas pemadam kebakaran, peralatan pemadaman, hingga langkah sederhana yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran di rumah, seperti tetap tenang, keluar melalui jalur aman, tidak bersembunyi, dan segera meminta bantuan orang dewasa.

Komandan Regu Damkar Sabang, Edi Elbizia mengatakan, edukasi sejak dini sangat penting agar anak-anak memiliki pemahaman dasar tentang bahaya api dan cara menyelamatkan diri. Menurutnya, pengenalan pencegahan kebakaran kepada anak-anak harus dilakukan dengan pendekatan yang sesuai usia agar pesan keselamatan lebih mudah diterima.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengenal profesi pemadam kebakaran sekaligus memahami bahwa api bukan untuk dimainkan. Dengan metode belajar sambil bermain, anak-anak lebih mudah memahami langkah penyelamatan sederhana jika terjadi kebakaran,” ujar Edi Elbizia, Kamis 30 April 2026.

Dalam pelaksanaannya, anak-anak diajak mengikuti konsep belajar sambil bermain melalui permainan air yang menyerupai kegiatan pemadaman api. Suasana semakin meriah dengan nyanyian edukatif berjudul Jangan Bermain Api ciptaan Edi Elbizia, yang berisi pesan penting agar anak-anak tidak bermain-main dengan api.

"Kami melihat Antusiasme siswa terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta tampak gembira dan aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari praktik bermain air hingga bernyanyi bersama. Metode interaktif ini dinilai efektif dalam menarik perhatian anak sekaligus menanamkan nilai kewaspadaan terhadap potensi kebakaran sejak dini," kata Edi.

Selain itu, tim sosialisasi juga membagikan stiker pencegahan kebakaran kepada para guru yang berisi informasi pencegahan kebakaran gas LPG di dapur serta nomor darurat Pemadam Kebakaran Kota Sabang, yakni telepon 0652-21113 dan WhatsApp 0851-8336-2113. Diharapkan, kegiatan ini mampu membentuk karakter tanggap darurat anak-anak serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran di lingkungan sekitar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....