USK dan Pemko Sabang Kolaborasi Kembangkan Pakan MaKaFeed

  • 05 Nov 2025 20:11 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Tim pengabdian masyarakat Universitas Syiah Kuala (USK) melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus. Pertemuan tersebut dalam rangka memaparkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian di salah satu Gampong di Kota Sabang.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Wali Kota Sabang tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah untuk mendorong inovasi serta pemberdayaan masyarakat di sektor peternakan. Tim pengabdian USK memperkenalkan produk inovatif hasil riset mereka berupa pakan ternak alternatif bernama “MaKaFeed”, yang diformulasikan dari bahan utama maggot dan daun kari.

Ketua tim pengabdian, drh. Lailia Dwi Kusuma Wardhani, M.Si, menjelaskan, kegiatan ini juga melibatkan dua dosen putra daerah Sabang, yakni Muhammad Resthu, S.Pt., M.Si dan Fachrical Ambia, M.Pd, serta didukung oleh mahasiswa peserta KKN Tematik USK. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam upaya penerapan ilmu pengetahuan sekaligus penguatan kapasitas masyarakat di lapangan.

"Dalam kegiatan ini kita melibatkan putra daerah. Produk ini dikembangkan dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang melimpah di Sabang. Pakan ini pastinya mampu meningkatkan produktivitas ternak sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersial yang selama ini didatangkan dari luar daerah," terang drh. Lailia, Rabu (5/11/2025).

Pada kesempatan yang sama Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap inovasi yang digagas oleh tim pengabdian USK. Kehadiran MaKaFeed tidak hanya menjadi solusi praktis bagi peternak lokal, tetapi juga selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

"Selain memperkenalkan produk pakan ternak, tim pengabdian USK juga melaksanakan sejumlah kegiatan pemberdayaan di Gampong Kuta Ateuh. Kegiatan tersebut meliputi pelatihan pembuatan pakan lokal, pendampingan peternak dan edukasi pengelolaan ternak berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mengoptimalkan potensi lingkungan sekitar demi menciptakan sistem peternakan yang mandiri dan ramah lingkungan," ucap Wakil Wali Kota.

Program pengabdian yang dijalankan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan serta ekonomi hijau di Sabang. Dengan penerapan teknologi sederhana dan inovasi lokal seperti MaKaFeed, diharapkan peternak kecil dapat memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Sabang, inovasi MaKaFeed berpotensi menjadi model pengembangan pakan lokal berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lainnya. USK berkomitmen untuk terus mendorong riset dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sebagai wujud kontribusi nyata perguruan tinggi bagi pembangunan daerah dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....