Anak Usia Dini di Sabang Khatam Juz 30

  • 21 Jun 2025 23:39 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Sebanyak 15 siswa anak usia dini TAUD Saqu Nafisa Kota Sabang khatam Al Qur’an juz 30. Menariknya, belasan siswa tersebut masih berusia 5-6 tahun, dengan fasihnya mampu melafazkan ayat suci Al Qur’an. Kegiatan khatam Al Qur’an ini dilaksanakan bersamaan dengan Tasmi’ dan Tasyakuran TAUD tersebut, Kamis (19/6/2025).

Kegiatan yang perdana dilaksanakan ini, bertujuan untuk menanamkan kecintaan pada Al-Quran sejak dini, membentuk karakter yang saleh, dan memberikan landasan agama yang kuat. Hal ini disampaikan Ummi Suriani, pimpinan TAUD Saqu Nafisa, Sabtu (21/6/2025).

“Bersyukur kepada Allah, haru bercampur bahagia, 15 orang anak usia dini TAUD Nafisa berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30, mampu melafalkan ayat demi ayat, surah demi surah tanpa diinstruksikan, dan Alhamdulillah anak-anak dapat menjawab soal yg diberikan oleh penguji,” ungkap Ummi Suriani.

Ia mengatakan, dari 15 orang anak yang berhasil menghafal juz 30, salah satunya merupakan anak luar biasa. Hal ini membuktikan bahwa, ayat-ayat Al Qur’an mampu dihafalkan dengan baik oleh anak, bahkan yang berkebutuhan khusus pun mampu menghafal tanpa hambatan dengan metode dan pendekatan yang benar.

“Dari 15 anak yg mengikuti tasmi', 1 diantaranya adalah anak luar biasa, dlm keseharian ananda tidak dapat berkomunikasi 2 arah dengan baik, takut keramaian, tidak suka dengan suara bising, tapi mampu menghafal ayat-ayat Allah dengan baik. Ini membuktikan bahwa anggapan mengajarkan anak menghafal Alquran di usia dini itu mematikan karakter atau membebani anak, tidak benar,” jelasnya.

Ia berharap, dukungan dan motivasi dari orang tua untuk istiqamah dalam melancarkan serta menambah hafalan anak-anaknya. Modal awal dan pondasi yang dimiliki anak-anak saat ini menjadi spirit bagi mereka untuk menyelesaikan hafalan selanjutnya dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan yang sama, Ustad Irsalullah, Ketua LPTQ Kota Sabang, yang merupakan salah satu dari penguji pada kegiatan ini, mengatakan, menghafal Al-Quran bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan kognitif, bahasa, dan kecerdasan anak. Dengan membekali anak hafalan Al-Quran di usia keemasannya, diharapkan mereka akan menjadi generasi penerus yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia.

“Kita sebagai orang tua, jadikan Al Qur'an sebagai sahabat terbaik keluarga kita. Karena Al Quran akan menemani dalam wujud yang indah di gelap gulitanya himpitan bumi yaitu qubur. Sayang anak bukan memfasilitasi anak dengan gadget, ini bisa jadi petaka buat orang tua, aset berharga bukan harta, saham, emas dan permata, melainkan anak yg Sholih dan sholiha,” ujarnya.

Ia melihat potensi yang dimiliki anak usia dini di Sabang, dapat menumbuhkan bibit baru untuk berlaga di ajang MTQ. Dengan mengenal kitab suci Al-Qur’an lebih awal, anak usia dini akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak mulia, sekaligus menjadi generasi harapan yang mampu membawa perbaikan dalam meningkatkan mutu kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....