Siswa Sekolah di Sabang Diedukasi Mitigasi Bencana Kebakaran
- 28 Mei 2025 16:23 WIB
- Sabang
BRN, Sabang: Upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapan terhadap potensi bencana kebakaran bagi anak usia dini, RA Al Qur’an Kota Sabang melaksanakan kegiatan Meet Fire Fighters. Kegiatan sosialisasi dan edukasi mitigasi bencana kebakaran yang bekerja sama dengan Satgas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang.
Dalam sosialisasi yang melibatkan murid dan guru tersebut diajarkan cara pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Peserta dilatih cara menggunakan alat pemadam kebakaran, cara menghadapi situasi darurat, serta tindakan apa saja yang harus dilakukan oleh anak anak ketika menghadapi bencana kebakaran. Kegiatan ini berlangsung di halaman sekolah RA Al Qur’an, pada Rabu (28/5/2025).
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan elemen api, selain bermanfaat dalam kehidupan, api juga dapat mendatangkan bencana. Dengan metode belajar sambil bermain, kami juga memberi edukasi kepada anak usia dini bagaiman cara menghadapi situasi darurat saat terjadi kebakaran,” ungkap Edi Albizia, Analis Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD Kota Sabang.
Ia menjelaskan, tim Damkar BPBD Sabang juga melakukan simulasi langsung di lapangan, memperagakan teknik pemadaman api menggunakan alat pemadam sederhana yang selalu tersedia pada setiap rumah berupa kain bekas yang basah serta prosedur evakuasi yang aman bagi anak anak usia dini jika terjadi kebakaran disekitar mereka. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berlatih menggunakan alat pemadam kebakaran sederhana dibawah pengawasan tim damkar.
Wak Biru sebutan bagi Edi Albizia sebagai narasumber yang mengajar para guru dan murid, membawa sebuah lagu yang berjudul "Jangan Bermain Api" yang diciptakannya guna mempermudah pembelajaran dan pesan terhadap isu-isu kebakaran pada anak usia dini.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah RA Al Qur’an, Fitriati, S.Pd, mengatakan, simulasi ini menarik perhatian peserta yang hadir, terutama dalam demonstrasi cara menggunakan alat pemadam dan langkah-langkah evakuasi. Sosialisasi ini dapat memberikan edukasi kepada anak usia dini untuk memahami mitigasi dan simulasi bencana kebakaran.
“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang bencana kebakaran. Dengan pengetahuan yang cukup, anak-anak lebih siap mengahadapi situasi darurat dan mengurangi resiko kecelakaan,” ucap Fitri.
Simulasi ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi anak usia dini dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang keselamatan kebakaran. Selain itu, dengan adanya edukasi tentang mitigasi bencana kebakaran, dapat melatih anak-anak untuk lebih siap menghadapai situasi darurat bencana kebakaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....