Sekolah di Sabang Tanamkan Kemandirian dan Kolaborasi Siswa

  • 22 Mei 2025 17:08 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang : SMP Negeri 1 Sabang menggelar kegiatan Panen Karya sebagai bagian dari implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan nilai kemandirian, kolaborasi, serta tanggung jawab siswa melalui serangkaian aktivitas berbasis proyek.

Sebanyak 424 siswa dari kelas VII hingga kelas IX terlibat dalam kegiatan tersebut, dengan menampilkan berbagai hasil karya seperti produk olahan makanan, kerajinan tangan, dan pertunjukan seni. Kegiatan ini turut melibatkan peran aktif orang tua, guru, serta komite sekolah dalam mendukung keberlangsungannya.

“Anak-anak mengelola seluruh proses secara mandiri, mulai dari perencanaan, perhitungan modal, pengelolaan keuntungan, hingga evaluasi hasil. Guru hanya berperan dalam proses penilaian yang nantinya akan dimasukkan dalam raport P5 siswa,” ujar Kepala SMPN 1 Sabang, Azizah, S.Pd, Kamis (22/05/2025).

Bazar yang digelar merupakan bagian dari tahapan akhir proses pembelajaran berbasis proyek, di mana siswa menampilkan hasil kerja mereka selama satu tahun. Produk-produk yang dipamerkan antara lain ecoprint, minyak PCO, batik, serta makanan tradisional seperti timpan.

“Panen karya ini merupakan puncak dari rangkaian proyek yang telah dijalankan sepanjang tahun. Proses ini bukan hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter siswa dalam bekerja sama dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Selain pameran produk, kegiatan juga dirangkaikan dengan Pekan Kreativitas Murid Indonesia (PKM) yang menampilkan pertunjukan seni, olahraga, serta keterampilan lainnya. Kegiatan ini memberikan ruang ekspresi bagi siswa untuk menunjukkan minat dan bakat yang telah diasah selama pembelajaran.

Dengan pendekatan ini, SMPN 1 Sabang menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka dapat berjalan secara holistik dan kontekstual. Sekolah tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan kompetensi abad ke-21 bagi peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....