Pemko Sabang Buka Kolaborasi Perkuat Ekonomi Masyarakat Kepulauan

  • 31 Agt 2026 18:03 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Pemerintah Kota Sabang mendorong penguatan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi daerah, dukungan permodalan, serta penguatan sistem distribusi berbasis teknologi.

Upaya tersebut menjadi salah satu pembahasan Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, saat menerima audiensi inisiator Bank Nano Canada bersama jajaran terkait di Warung Makan Lem Bakrie.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai itu membahas sejumlah gagasan strategis yang dinilai dapat dikembangkan untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat. Audiensi turut dihadiri Asisten II serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang.

Suradji Junus mengatakan, pembangunan ekonomi Sabang perlu diarahkan pada pengelolaan potensi daerah secara maksimal dengan mempertimbangkan karakter wilayah kepulauan.

Menurutnya, potensi daerah tidak cukup hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku, tetapi perlu dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Potensi yang kita miliki harus bisa memberikan nilai ekonomi yang lebih besar kepada masyarakat,” ujar Suradji kepada awak media, Senin 31 Agustus 2026.

Salah satu gagasan yang dibahas berkaitan dengan pemanfaatan sistem digital untuk memperkuat transparansi hasil daerah. Sistem tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah memantau pergerakan komoditas, kebutuhan pokok, hingga distribusi barang.

Penguatan sistem informasi dinilai penting bagi Sabang karena karakter wilayah kepulauan membuat distribusi barang membutuhkan pengelolaan yang lebih terukur. Data yang lebih baik dapat membantu pemerintah mengetahui ketersediaan komoditas sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pasokan.

Selain distribusi, persoalan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil turut menjadi perhatian. Skema kerja sama atau patungan usaha menjadi salah satu alternatif yang dibahas untuk membantu masyarakat memperoleh alat maupun aset produktif.

Skema tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memiliki aset yang menunjang kegiatan ekonominya tanpa harus menanggung beban pembiayaan yang terlalu berat.

Dengan kepemilikan aset produktif, masyarakat tidak hanya diarahkan untuk mempertahankan usaha, tetapi juga memiliki ruang untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan.

Pendekatan tersebut dinilai penting untuk membangun ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah. Penguatan usaha kecil diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih berkelanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap sumber pendapatan tertentu.

Pembahasan juga mencakup aspek ketahanan pangan yang menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi Sabang. Pemerintah daerah perlu memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah agar ketersediaan pangan tetap terjaga.

Kondisi geografis Sabang sebagai wilayah kepulauan membuat ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga menyangkut ketersediaan, distribusi, serta kelancaran arus logistik.

Karena itu, penguatan koordinasi antarinstansi dan pemanfaatan teknologi dipandang dapat menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan pangan. Langkah tersebut juga diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kendala yang dapat memengaruhi distribusi barang ke masyarakat.

Audiensi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengidentifikasi potensi unggulan Sabang yang masih terbuka untuk dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Pemerintah Kota Sabang membuka ruang kerja sama sepanjang gagasan yang ditawarkan memiliki manfaat nyata dan dapat diterapkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat.

Kolaborasi diharapkan tidak berhenti pada tahap pembahasan, tetapi dapat dilanjutkan dengan langkah konkret. Penguatan potensi daerah, akses permodalan, transparansi distribusi, serta ketahanan pangan menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi kepulauan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah berharap berbagai potensi yang dimiliki Sabang dapat dikelola secara lebih produktif, sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....