Diskominfo Dorong Gampong Aktif Promosikan Potensi Lokal

  • 23 Agt 2026 00:26 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Sabang mendorong pemerintah gampong lebih aktif mengemas dan mempromosikan potensi lokal melalui kanal informasi digital. Sejarah, budaya, wisata dan produk masyarakat dinilai dapat menjadi konten yang memperkuat identitas sekaligus memperluas promosi setiap gampong.

Kepala Diskominfotiksan Kota Sabang Agus Halim mengatakan Festival Budaya Lokal Gampong Cot Ba'u 2026 menjadi contoh bagaimana masyarakat dapat mengemas potensi wilayah menjadi kegiatan publik yang menarik. Menurutnya, pola tersebut dapat diterapkan oleh gampong lain sesuai karakter dan kekayaan masing-masing.

“Ini merupakan kegiatan yang positif dan tentunya sangat bermanfaat bagi gampong maupun masyarakat secara umum,” kata Agus, Sabtu 22 Agustus 2026.

Ia mengatakan perkembangan teknologi membuat promosi potensi gampong tidak lagi terbatas pada kegiatan tatap muka. Berbagai tradisi, situs sejarah, kuliner dan aktivitas masyarakat dapat didokumentasikan kemudian disebarluaskan melalui platform digital.

Karena itu, Agus mendorong Kelompok Informasi Gampong (KIG) dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) gampong mengambil peran lebih aktif. Kedua unsur tersebut dapat membantu pemerintah gampong mengelola informasi sekaligus memperkenalkan potensi wilayah kepada masyarakat yang lebih luas.

Menurutnya, kegiatan budaya juga dapat menjadi sumber konten informasi yang memiliki nilai edukasi dan promosi. Dokumentasi yang dilakukan secara baik dapat memperkenalkan sejarah dan kebudayaan lokal kepada generasi muda sekaligus menarik perhatian wisatawan.

Agus menilai masih banyak potensi di gampong-gampong Kota Sabang yang belum dikemas menjadi kegiatan publik. Salah satunya Gampong Balohan yang memiliki peninggalan budaya dan kawasan makam bersejarah yang dinilai dapat dikembangkan sebagai bagian dari agenda budaya dan wisata.

“Masih banyak potensi di gampong-gampong lain. Misalnya di Balohan ada cagar budaya dengan makamnya, tetapi belum pernah disiapkan kegiatan seperti ini. Ke depan hal-hal seperti ini yang perlu kita dorong,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah gampong bersama kelompok sadar wisata atau Pokdarwis dapat lebih aktif menggali potensi wilayah. Setiap potensi kemudian perlu dikemas dalam kegiatan yang menarik dan didukung penyebaran informasi secara konsisten.

Kolaborasi antara keuchik, masyarakat, Pokdarwis, KIG dan PPID gampong dinilai penting agar potensi lokal tidak hanya dijaga, tetapi juga memiliki jangkauan promosi yang lebih luas. Pemanfaatan media digital dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan potensi tersebut di luar wilayah Sabang.

Agus mengatakan pengemasan potensi lokal secara kreatif juga dapat memberikan dampak ekonomi. Ketika budaya dan wisata semakin dikenal, peluang kunjungan wisatawan serta pemasaran produk UMKM masyarakat ikut terbuka.

Ia berharap Festival Budaya Lokal Gampong Cot Ba'u tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pemantik bagi gampong lain untuk mengangkat sejarah, budaya dan potensi ekonomi masing-masing melalui kegiatan yang kreatif, informatif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....