Pelaporan Tamu Asing di Sabang Diminta Lebih Disiplin
- 23 Apr 2026 00:06 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang — Upaya pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di wilayah Sabang masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait lambatnya arus informasi dan koordinasi antarinstansi. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Muchsin Miralza, saat diwawancarai RRI.
Menurut Muchsin, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa koordinasi yang belum optimal menjadi kendala utama dalam pengawasan. Lambatnya pertukaran informasi antarinstansi membuat penanganan terhadap pelanggaran yang dilakukan WNA tidak dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
"Kedepannya terkait koordinasi menjadi prioritas ke depan. Dengan adanya sinergi yang lebih baik, diharapkan setiap informasi terkait keberadaan maupun pelanggaran oleh WNA dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait tanpa hambatan berarti," kata Muchsin, Rabu 22 April 2026.
Selain itu, pihak Imigrasi Sabang juga terus mendorong peran aktif pengelola penginapan dalam melaporkan keberadaan tamu asing. Seluruh penginapan diminta untuk rutin melaporkan data tamu WNA melalui aplikasi APOA sebagai bagian dari sistem pengawasan terpadu.
Muchsin menjelaskan, pihaknya tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi juga secara rutin melakukan edukasi dan kunjungan langsung ke berbagai penginapan di Sabang. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan pengelola penginapan dalam menjalankan kewajiban pelaporan.
"Saat ini, kita lihat belum ada penginapan yang tidak patuh terhadap aturan tersebut. Namun demikian, pengawasan tetap diperketat untuk mengantisipasi potensi pelanggaran di masa mendatang," tegasnya.
Ia juga berharap adanya dukungan dari perangkat desa untuk memberikan informasi jika terdapat penginapan baru atau tempat yang belum terdata namun menerima tamu asing. Informasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui edukasi hingga penegakan kewajiban pelaporan, guna memastikan pengawasan terhadap WNA di Sabang berjalan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....