Krintang Sari Kembangkan Usaha Rumahan Menjadi Produk Oleh-Oleh Khas Aceh
- 20 Jul 2026 07:57 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Berawal dari hobi mengonsumsi camilan kentang di rumah, usaha UMKM Krintang Sari kini berhasil berkembang menjadi salah satu produk oleh-oleh khas Aceh yang dipasarkan di berbagai daerah hingga luar provinsi. Maulidia Sari, Owner Krintang Sari mengatakan usaha tersebut mulai dirintis pada 2023 dari skala rumah tangga dengan modal sederhana.
Produk keripik kentang yang awalnya hanya dibagikan kepada keluarga dan teman mendapat respons positif sehingga mendorongnya mengembangkan usaha ini. Produksi yang semula hanya menggunakan tiga kilogram kentang per hari kini meningkat menjadi sekitar 25 kilogram per hari.
Peningkatan tersebut didukung penggunaan peralatan produksi yang lebih modern serta strategi pemasaran melalui media sosial.
Saat ini, Krintang Sari telah dipasarkan melalui berbagai toko oleh-oleh di Banda Aceh, reseller di sejumlah kabupaten/kota di Aceh, hingga dikirim ke berbagai daerah seperti Jakarta dan Samarinda melalui penjualan daring.
Maulidia mengatakan kualitas produk menjadi prioritas utama usahanya. Krintang Sari diproduksi tanpa menggunakan MSG dengan memadukan kentang, teri, kacang, serta bumbu pilihan untuk menghasilkan cita rasa khas.
"Keunggulan kami menggunakan bahan berkualitas, tanpa MSG, dengan perpaduan bawang merah, bawang putih, dan daun jeruk sehingga menghasilkan rasa gurih dan renyah," katanya dalam program UMKM Talks, Senin, 13 Juli 2026.
Selain memperluas pasar, Krintang Sari juga aktif mengikuti berbagai pelatihan dan pameran UMKM yang difasilitasi pemerintah, kegiatan tersebut membantu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Ke depan, Krintang Sari menargetkan dapat memperluas distribusi ke pasar ritel nasional, menambah varian produk, serta memiliki rumah produksi yang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....