Pelaku IKM Sabang Ikuti Sertifikasi TKDN

  • 27 Jun 2025 03:22 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang : Sebanyak 35 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kota Sabang mengikuti pelatihan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan legalitas dan daya saing produk lokal.

Plt. Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Sabang, Drs. Fakhri Kamal mengatakan, sertifikasi TKDN menjadi syarat penting bagi pelaku industri agar produk mereka tercatat secara legal. Menurutnya, dengan memiliki sertifikasi TKDN, produk IKM Sabang bisa masuk ke dalam e-katalog pemerintah. Ia menjelaskan,

“Tujuannya supaya pelaku industri kecil di Sabang memiliki sertifikat TKDN sehingga produk mereka legal. Ke depan, pemesanan barang baik makanan maupun non-makanan akan menyesuaikan aturan pemerintah,” ujarnya, Jumat (27/06/2025).

Peserta pelatihan dipilih berdasarkan seleksi internal, mempertimbangkan kesiapan dan potensi pengembangan usaha. Mayoritas peserta berasal dari sektor kuliner yang dinilai paling siap dalam memenuhi syarat administrasi.

“Kami berharap peserta mengikuti prosedur dengan baik dan melengkapi semua persyaratan. Karena verifikasi nantinya akan berlangsung sekitar dua hingga tiga minggu sebelum sertifikat diterbitkan,” jelasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari di salah satu hotel di Sabang, sebagai bagian dari program pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik. Fokusnya adalah pemberdayaan industri lokal agar siap bersaing dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Pemerintah Kota Sabang berencana melanjutkan program ini di tahun mendatang dengan peserta yang lebih banyak. Dinas juga mendorong agar pelaku IKM terus meningkatkan kapasitas usaha dan tidak ketinggalan teknologi.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pelaku IKM dapat lebih percaya diri dalam bersaing di pasar nasional. Legalitas produk melalui sertifikasi TKDN menjadi langkah strategis menuju kemandirian industri daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....