Permintaan Buah di Sabang Meningkat untuk Kebutuhan Takjil Buka Puasa

  • 04 Mar 2026 03:41 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Permintaan buah untuk kebutuhan takjil Ramadan di Kota Sabang mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Peningkatan tersebut belum mampu menyamai capaian penjualan pada Ramadan tahun lalu.

Aktivitas jual beli terlihat meningkat di Pasar Buah Pujasera Sabang sejak memasuki pekan pertama Ramadan. Sejumlah lapak dipadati pembeli yang mencari buah segar untuk kebutuhan minuman berbuka puasa.

Salah seorang pedagang buah di pasar Pujasera, Muhajir mengatakan pembeli pada Ramadan tahun ini lebih didominasi pelaku UMKM kuliner yang berjualan takjil. Sementara pembelian untuk konsumsi rumah tangga dinilai belum terlalu signifikan.

“Yang belanja sekarang kebanyakan pedagang takjil. Kalau pembeli untuk kebutuhan rumah tangga tetap ada, tapi tidak sebanyak tahun lalu,” kata Muhajir Selasa 3 Maret 2026.

Ia menjelaskan, jenis buah yang paling banyak dicari adalah bahan baku minuman segar. Melon, pepaya, semangka, apel, dan pir menjadi pilihan utama untuk diolah menjadi es buah, sup buah, hingga pokat kocok yang banyak dijajakan di kawasan pusat jajanan Ramadan.

Terangnya, dalam satu hari rata-rata penjualan bisa mencapai sekitar 30 kilogram. Angka tersebut dinilai cukup stabil selama beberapa hari terakhir, terutama menjelang sore hari saat pedagang takjil mulai mempersiapkan dagangannya.

“Untuk Ramadan tahun ini memang ada peningkatan pembeli dibanding hari biasa. Kalau dibandingkan tahun lalu masih lebih ramai tahun kemarin,” ujarnya.

Muhajir menilai daya beli masyarakat secara umum belum sepenuhnya pulih. Hal itu terlihat dari pola belanja yang cenderung dalam jumlah kecil serta tidak terlalu banyak pembelian partai besar dari konsumen rumah tangga.

Kendati demikian, dari sisi harga dan pasokan Muhajir mengakui kondisinya cukup stabil. Bahkan beberapa jenis buah dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan Ramadan tahun lalu.

“Untuk harga masih normal, malah ada yang lebih murah dari tahun kemarin. Stok buah juga masi aman sampai akhir Ramadan, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.

Ia berharap, momentum buka puasa bersama di pertengahan hingga akhir bulan nanti akan semakin mendongkrak omzet sehingga bisa melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....