Produksi Cabai BUMG di Sabang Ditargetkan Capai 2 Ton Tahun Ini
- 07 Jun 2026 12:52 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Sabang Merauke, Gampong Cot Ba’u, Kota Sabang, menggelar panen perdana cabai pada tahun 2026. Kegiatan ini merupakan lanjutan program budidaya cabai yang telah dimulai sejak tahun 2025 sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu menjaga stabilitas harga cabai di wilayah Kota Sabang.
Direktur BUMG Gampong Cot Ba’u, Hendra Noviar, mengatakan program budidaya cabai tersebut pada awalnya ditanam sebanyak 5.000 batang pada tahun 2025. Melihat perkembangan yang positif, pihaknya kemudian melakukan pengembangan menjadi sekitar 8.000 batang cabai pada tahun 2026.
Menurut Hendra, panen perdana yang dilaksanakan saat ini menjadi langkah awal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya warga Gampong Cot Ba’u dan Kota Sabang secara umum. Ia berharap hasil produksi cabai dari BUMG dapat membantu mengantisipasi fluktuasi harga cabai di pasaran.
“Alhamdulillah hari ini kita melakukan panen perdana cabai di bawah kegiatan Badan Usaha Gampong Sabang Merauke, Gampong Cot Ba’u. Mudah-mudahan ini dapat membantu masyarakat dan juga mengantisipasi harga cabai di Kota Sabang,” kata Hendra Noviar, Minggu 7 Juni 2026.
Ia menjelaskan, dari total 8.000 batang cabai yang dibudidayakan, pihaknya memprediksi hasil produksi keseluruhan dapat mencapai sekitar dua ton. Sementara pada panen perdana, hasil yang diperoleh mencapai sekitar 35 kilogram.
Hendra menambahkan, sistem penanaman dilakukan secara bertahap dan terencana sehingga masa panen dapat berlangsung berkelanjutan. Dengan pola tersebut, BUMG menargetkan distribusi cabai ke pasar lokal berkisar antara 35 hingga 50 kilogram per hari sesuai kebutuhan masyarakat Kota Sabang.
| Baca juga: Pemko Sabang Pastikan Stok Pangan Aman |
Sementara itu, Petani Cabai BUMG Gampong Cot Ba’u, Muhammad Yani, mengaku bersyukur atas hasil panen perdana tahap kedua yang mendapat dukungan penuh dari BUMG. Ia optimistis target produksi tahun ini dapat mencapai antara dua hingga tiga ton seiring bertambahnya jumlah tanaman yang dibudidayakan.
"Hasil panen cabai ini langsung ada yang tampung, untuk pasar lokal dengan harga yang cukup baik, yakni berkisar Rp47 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Kondisi ini memberikan semangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian cabai di Gampong Cot Ba’u," ujar Muhammad Yani.
Selain produksi yang terus meningkat, antusiasme masyarakat terhadap hasil panen cabai lokal juga cukup tinggi. BUMG turut memberdayakan warung-warung kecil untuk memasarkan hasil panen, serta memanfaatkan promosi melalui media sosial dan aplikasi WhatsApp guna memperluas jangkauan pemasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....