Pedagang Ayam di Sabang Akui Penjualan Lesu di Bulan Ramadan

  • 01 Mar 2026 19:47 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Daya beli masyarakat di Pasar Induk Kota Sabang pada pertengahan Ramadan terpantau melemah. Meski stok kebutuhan pokok khususnya daging ayam tersedia aman, para pedagang mengaku daya beli masyarakat menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Salah seorang pedagang Syahrul mengatakan kondisi pasar selama bulan puasa terlihat lebih sepi. Perubahan pola belanja masyarakat turut mempengaruhi kondisi pasar saat ini. Dikatakan, pembeli tidak lagi terpusat di Pasar Induk karena banyak pedagang membuka lapak di sejumlah titik lain.

“Biasanya harga mulai naik menjelang lebaran atau sebelum meugang Idul Fitri. Kenaikan sekitar dua persen atau paling tiga ribu rupiah per kilogram. Sekarang pembeli memang berkurang,” kata Syahrul saat ditemui RRI di Pasar Induk Kota Sabang, Minggu 1 Maret 2026.

Pedagang yang sudah berjualan sejak tahun 1980-an ini menyebut harga ayam saat ini, pedagang menjual di kisaran Rp65 ribu hingga Rp70 ribu per ekor. Pasokan ayam didatangkan dari Banda Aceh dan distribusi masih berjalan lancar selama Ramadaan.

Sementara itu, Pakjal dan berjualan di luar Pasar Induk Kota Sabang mengatakan kondisi penjualan juga mengalami penurunan. pedagang yang menggelar di kawasan tapak gajah ini mengaku stok ayam dipastikan aman hingga mendekati Idulfitri. Dirinya memperkirakan harga tetap berpotensi merangkak naik seperti pola tahun sebelumnya menjelang Meugang dan Idul Fitri.

“Stok aman sampai lebaran. Tapi biasanya mendekati meugang harga bergerak naik. Sekarang yang terasa itu daya beli masyarakat memang lemah,” ujarnya.

Pedagang berharap kondisi ekonomi masyarakat segera membaik agar perputaran uang di pasar kembali bergairah, terutama saat memasuki puncak kebutuhan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....