Pedagang Akui Minyak Goreng dan Cabai Sabang Aman
- 23 Des 2025 10:46 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Sejumlah kebutuhan pokok di Kota Sabang khusus cabai dan minyak goreng dipastikan masih aman dan tidak mengalami kelangkaan. Pedagang menegaskan, isu yang beredar di tengah masyarakat terkait sulitnya minyak goreng dan cabai merupakan rumor lama yang kembali mencuat pascabencana.
Pedagang sembako di Kota Sabang, Nadia, memastikan stok minyak goreng di tokonya hingga saat ini masih tersedia. Namun demikian, ia mengakui variasi merek tidak sebanyak sebelum terjadinya bencana, dan untuk minyak goreng curah atau kiloan yang umumnya digunakan oleh pelaku UMKM pembelian dibatasi.
Menurut Nadia, keterbatasan distribusi barang menjadi salah satu faktor utama. Pasalnya, jalur distribusi ke Sabang saat ini masih melalui jalur Barat Selatan dengan kapasitas muatan yang terbatas. Karena itu, pihaknya memberlakukan pembatasan pembelian minyak goreng curah maksimal lima kilogram per orang.
“Pembatasan ini bukan karena stok menipis, tapi untuk menghindari lonjakan harga secara tiba-tiba. Kita ingin semua masyarakat bisa kebagian, jangan sampai ada yang menimbun lalu harga naik dan masyarakat jadi korban,” kata Nadia, Selasa (23/12/2025).
Ia menegaskan isu kelangkaan minyak goreng di Sabang tidak benar dan hanya dipicu kepanikan masyarakat akibat informasi dari daerah lain. Menurutnya, panic buying terjadi karena kabar minyak goreng langka di Banda Aceh, padahal stok di Sabang sendiri masih aman.
Nadia menambahkan, harga minyak goreng memang mengalami kenaikan, namun tidak signifikan. Pembatasan pembelian juga dilakukan untuk mencegah praktik penimbunan dan permainan harga oleh oknum tertentu yang dapat merugikan masyarakat.

Stok Cabai di Sabang tersedia. (Foto:RRI)
Sementara itu, untuk komoditas cabai, warga Sabang juga diminta tidak khawatir. Ita, salah seorang pedagang di Sabang mengaku, saat ini cabai di Sabang justru melimpah dan dapat dipastikan di warung miliknya cabai tidak putus selama sepekan ini.
“Tidak ada kelangkaan cabai di Sabang, malah sekarang cabai banyak sekali, baik cabai merah maupun hijau. Harga bahkan turun sampai kisaran Rp30 ribu per kilogram,” ujarnya.
Pantauan RRI, tiga hari terakhir, komuditas cabai hijau memang sempat menipis di pasar induk Kota Sabang. Namun hari ini nyaris seluruh komuditi dan bahan pokok di Sabang tersedia, terkecuali gas LPG baik subsidi atau non subsidi yang masih sulit didapatkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....