Harga Minyak Goreng dan Gula di Sabang Melonjak Naik
- 19 Apr 2026 22:38 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Kenaikan harga bahan pokok mulai dirasakan masyarakat di Kota Sabang, terutama pada komoditas minyak goreng, gula, dan beras. Kondisi ini berdampak pada menurunnya daya beli warga sejak awal bulan.
Pedagang Pasar Induk Sabang, Rijal, menyebutkan sebagian bahan pokok masih relatif stabil, namun tekanan harga mulai terlihat pada beberapa komoditas penting. Ia menilai kenaikan ini membuat aktivitas jual beli di pasar menjadi lebih sepi.
“Harga gula pasir saat ini masih di angka Rp20.000 per kilo, sementara minyak curah Rp23.000 per kilo dan minyak kemasan sekitar Rp24.000 per liter. Untuk minyak subsidi masih ada di kisaran Rp15.700 per liter, tapi ketersediaannya terbatas,” ujar Rijal, Minggu 19 April 2026.
Ia menambahkan, kenaikan cukup signifikan juga terjadi pada beras ketan yang naik dari Rp520.000 menjadi Rp620.000 per sak. Sementara itu, beras premium masih bertahan di kisaran Rp235.000 per 15 kilogram, namun stok beras SPHP di pasar dilaporkan masih terbatas.
Pedagang lainnya, Supriyadi, mengatakan kenaikan harga paling terasa terjadi pada minyak goreng kemasan dan gula pasir. Ia menyebut lonjakan harga ini mulai terjadi setelah Lebaran dan terus bertahan hingga saat ini.
“Harga minyak 1 liter yang dulu sekitar Rp23.000 sekarang naik jadi Rp25.000, sementara yang 2 liter dari Rp45.000 jadi Rp48.000. Gula juga naik dari Rp19.000 jadi Rp21.000 sampai Rp22.000 per kilo,” kata Supriyadi.
Ia menambahkan, kenaikan harga tersebut membuat masyarakat mulai beralih ke minyak subsidi yang lebih terjangkau. Para pedagang berharap adanya langkah dari pemerintah untuk menstabilkan harga serta menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....