Tradisi Maulid Tetap Dipertahankan Masyarakat Sabang

  • 31 Agt 2026 16:32 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW masih dipertahankan masyarakat di Kota Sabang hingga saat ini. Selain menjadi momentum keagamaan, pelaksanaan Maulid juga menjadi bagian dari budaya masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Pemerhati sejarah Sabang, Jamin Seda mengatakan, tradisi Maulid memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan masyarakat Aceh, termasuk di Sabang. Pelaksanaannya tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang berkumpul dan mempererat hubungan antarwarga.

“Maulid ini sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat kita sejak dahulu. Bukan hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi dan menjaga kebersamaan,” ujar Jamin Seda, Senin 31 Agustus 2026.

Menurutnya, salah satu nilai yang masih terlihat dalam pelaksanaan Maulid adalah semangat gotong royong masyarakat dalam mempersiapkan kenduri. Warga bersama-sama menyiapkan hidangan dan berbagai kebutuhan kegiatan, sebelum kemudian menyantap serta membagikannya kepada masyarakat. Tradisi kenduri Maulid di Aceh sendiri dikenal sebagai bagian dari kearifan lokal yang menguatkan silaturahmi dan solidaritas sosial.

Sementara itu, generasi muda Sabang, Adif Fata mengatakan, keberlangsungan tradisi Maulid membutuhkan keterlibatan anak muda agar tidak berhenti pada generasi sebelumnya. Menurutnya, generasi muda perlu ikut mengambil bagian dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan agar memahami nilai budaya yang ada di dalamnya.

“Anak muda harus ikut terlibat supaya tradisi ini tetap berjalan dan tidak hilang. Dengan ikut mempersiapkan dan melaksanakan Maulid, kami juga bisa belajar bagaimana tradisi yang sudah dilakukan orang tua kita sejak dahulu tetap dijaga,” kata Adif.

Ia berharap pelaksanaan Maulid ke depan tetap mempertahankan nilai kebersamaan dan gotong royong yang menjadi bagian penting dari tradisi masyarakat Aceh. Dengan keterlibatan lintas generasi, peringatan Maulid tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana menjaga warisan budaya dan mempererat hubungan masyarakat di Kota Sabang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....