Pekan Menyusui Sedunia 2026, Aceh Peduli ASI Dorong Praktik Menyusui Efektif

  • 22 Jul 2026 23:51 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang – Aceh Peduli ASI (APA) mulai menggaungkan peringatan World Breastfeeding Week (WBW) atau Pekan Menyusui Sedunia 2026 yang diperingati setiap 1–7 Agustus. Tahun ini, WBW mengangkat tema "Menyusui untuk Awal Kehidupan yang Berkelanjutan: Perkuat Apa yang Sudah Terbukti Berhasil".

Ketua Panitia WBW Aceh Peduli ASI 2026, dr. Fiona Desi Amelia, Sp.GK, menjelaskan tema tersebut menegaskan bahwa menyusui merupakan investasi kesehatan jangka panjang bagi bayi sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan. "Menyusui sudah terbukti efektif untuk kesehatan bayi, bukan hanya saat ini tetapi juga sebagai investasi kesehatan di masa depan. Tahun ini kita tidak hanya mencari cara baru, tetapi memperkuat praktik yang sudah terbukti berhasil seperti edukasi sejak kehamilan, inisiasi menyusu dini, dan pemberian ASI eksklusif," ujarnya dalam Dialog RRI Perempuan dan Anak di RRI Banda Aceh, Senin 20 Juli 2026.

Menurut dr. Fiona, bayi yang memperoleh ASI memiliki peluang lebih besar tumbuh sehat, memiliki daya tahan tubuh yang baik, serta menurunkan risiko berbagai penyakit tidak menular di kemudian hari, termasuk obesitas dan beberapa jenis kanker. Pemberian ASI juga berkontribusi terhadap upaya pencegahan stunting serta mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Terkait capaian ASI eksklusif di Aceh, dr. Fiona mengungkapkan berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, cakupan ASI eksklusif di Aceh masih berada pada angka 49,9 persen atau di bawah rata-rata nasional sebesar 55 persen. "Tantangannya cukup banyak, mulai dari masih kuatnya mitos di masyarakat, edukasi yang belum merata, hingga lingkungan kerja yang belum sepenuhnya mendukung ibu menyusui," katanya.

Ia juga meluruskan sejumlah mitos yang masih berkembang, seperti anggapan bahwa ASI encer tidak berkualitas atau ukuran payudara menentukan banyaknya produksi ASI. "Semakin sering payudara dikosongkan, maka produksi ASI akan semakin baik. Ukuran payudara tidak menentukan banyak atau sedikitnya ASI," ujarnya.

dr. Fiona berharap semakin banyak keluarga, terutama para ayah, yang memberikan dukungan kepada ibu menyusui agar keberhasilan pemberian ASI eksklusif terus meningkat di Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....