Infrastruktur Restorasi Gambut Aceh Banyak Rusak
- 12 Sep 2026 16:32 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Infrastruktur restorasi gambut di Aceh masih menghadapi persoalan perawatan dan keberlanjutan. Sejumlah sekat kanal dan sumur bor dilaporkan rusak atau tidak terawat di kawasan gambut.
Dr. Monalisa, SP, M.Si., mengatakan tidak seluruh kawasan gambut Aceh memiliki infrastruktur restorasi. Menurutnya, keberadaan sumur bor di Aceh juga masih sangat terbatas. Aceh memiliki kawasan gambut sekitar 336.000 hingga 338.000 hektare, ujarnya dalam Dialog Green Radio bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, 5 September 2026.
Kawasan tersebut tersebar di Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, dan sejumlah daerah lainnya, Aceh juga memiliki 36 Kawasan Hidrologis Gambut atau KHG. Sebagian kawasan gambut masih dapat diselamatkan melalui upaya mitigasi dan restorasi.
Sekat kanal diperkenalkan di Aceh sejak 2016 untuk menjaga kelembapan lahan gambut. Infrastruktur tersebut juga berfungsi mengatur tinggi muka air pada musim hujan dan kemarau.
Monalisa menyebutkan sebagian masyarakat masih membongkar sekat kanal karena belum memahami fungsinya. Menurutnya, sosialisasi harus dilanjutkan hingga masyarakat memiliki kesadaran merawat infrastruktur tersebut.
Kerusakan infrastruktur membuat fungsi pengendalian kelembapan gambut menjadi kurang efektif, kondisi tersebut turut meningkatkan risiko kebakaran yang berulang pada titik tertentu. Ia mendorong pemerintah gampong ikut menjaga dan memperbaiki infrastruktur restorasi, pendanaan khusus juga dinilai penting untuk mendukung pencegahan dan mitigasi di kawasan gambut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....