Forum Anak Ajak Remaja Bijak Bermedia Sosial
- 22 Jul 2026 20:29 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Forum Anak Kota Banda Aceh terus mengedukasi anak-anak dan remaja agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial sebagai upaya mencegah perundungan, kekerasan digital, serta berbagai ancaman yang muncul di ruang siber. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Forum Anak Kota Banda Aceh, Muhammad Sultan Fathani, dalam dialog Indonesia Layak Anak (IDOLA) di RRI Banda Aceh, Minggu, 19 Juli 2026.
Sultan mengatakan, penggunaan media sosial yang tidak bijak menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi anak-anak dan remaja saat ini. Karena itu, peran orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak sangat diperlukan, terutama bagi anak yang masih di bawah umur.
"Setiap anak harus dibatasi dalam penggunaan media sosial karena kita tidak tahu apa yang mereka akses dan aplikasi apa yang digunakan, terutama bagi anak yang masih di bawah umur," ujarnya.
Menurut Sultan, Forum Anak Kota Banda Aceh secara rutin melaksanakan edukasi ke sekolah-sekolah melalui program Saweu Sikula. Program tersebut membahas berbagai isu yang dekat dengan kehidupan anak, seperti pencegahan perundungan, kekerasan mental, serta peningkatan literasi digital. Edukasi juga dilakukan melalui penyebaran poster dan video di media sosial agar pesannya dapat menjangkau lebih banyak anak dan remaja.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3A P2KB Kota Banda Aceh, Risda Zuraida, S.E., menegaskan bahwa pengawasan orang tua merupakan kunci dalam mendampingi anak memanfaatkan perangkat digital secara sehat. Menurutnya, regulasi mengenai pembatasan usia penggunaan media sosial harus diiringi dengan edukasi kepada keluarga.
"Ketika orang tua memberikan gawai kepada anak, harus ada pengawasan dan komunikasi yang terus-menerus. Edukasi bukan hanya untuk anak, tetapi juga bagi orang tua," kata Risda.
Selain memberikan edukasi, Forum Anak Kota Banda Aceh juga aktif menyampaikan aspirasi anak kepada pemerintah melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Perempuan dan Anak (Musrena). Melalui forum tersebut, berbagai kebutuhan dan kepentingan anak diharapkan dapat menjadi bagian dari pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Menjelang peringatan Hari Anak Nasional 2026, Sultan mengajak seluruh anak Indonesia untuk terus berprestasi, percaya diri, mengembangkan kreativitas, serta berani meraih cita-cita.
"Saya mengucapkan selamat Hari Anak Nasional 2026. Mari lebih berprestasi, lebih percaya diri, tunjukkan kreativitas, jangan mudah menyerah, dan bermimpilah setinggi mungkin," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....