Mempersiapkan Mental Pemimpin Muda di Era Digital
- 12 Jun 2026 14:18 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Masa depan sebuah bangsa berada di tangan pemuda. Maka, kualitas bangsa tersebut sangat bergantung pada apa yang dilakukan oleh para pemuda hari ini. Lantas, bagaimana kita harus mempersiapkan generasi ini di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ketua I Bidang Kaderisasi PW PII Aceh, Rini Safitri, S.Pd, mengatakan bahwa seorang pemimpin dari generasi muda harus memiliki beberapa karakter yang bertanggung jawab, aktif, kreatif, dan berakhlak mulia. “Yang pasti itu berakhlak, karena sehebat apapun jabatan dan ilmunya, jika akhlaknya tidak ada maka tetap down. Jika memiliki akhlak seperti Rasulullah, yaitu siddiq, Amanah, tabligh, dan fathanah, maka dipastikan akan bisa menjadi pemimpin yang hebat,” jelasnya dalam dialog bersama RRI Pro 2 Banda Aceh, Jumat 8 mei 2026.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan besar, diantaranya adalah ketergantungan kepada gadget dan internet. Menurutnya, banyak anak muda yang menghabiskan waktu dengan internet secara tidak bermanfaat dan cenderung mager.
Kemudian, kehadiran teknologi AI menjadi tantangan tersendiri. Di satu sisi memudahkan pekerjaan, namun di sisi lain berisiko membentuk pola pikir instan dan menurunkan kemampuan berpikir kritis anak-anak.
Ia juga mengatakan bahwa pentingnya bergabung ke organisasi untuk seorang pemimpin. “Ada hal-hal yang tidak diajarkan di sekolah, seperti soft skill seperti manajemen, disiplin, hingga cara mempengaruhi orang,” ujarnya. Selain itu, dengan berorganisasi dapat melatih mental lewat tekanan. Organisasi sering memberikan tanggung jawab besar kepada anggotanya agar mereka terbiasa berpikir kritis dan mencari solusi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....