Menjaga Kesuburan sebelum Terlambat

  • 07 Mei 2026 11:43 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Kesuburan bukan hanya urusan pasangan yang sudah menikah, tetapi merupakan bagian dari kesehatan tubuh secara utuh yang harus diperhatikan sejak remaja. Banyak pasangan menunda kehamilan karena mengajar karier atau pendidikan, padahal kesuburan manusia juga terikat oleh usia biologis.

Dari sudut pandang medis, rentang usia reproduksi sehat bagi perempuan adalah antara 20 hingga 35 tahun, dengan masa puncak kesuburan berada di usia 25 hingga 26 tahun. Setelah usia 35 tahun, cadangan sel telur akan mengalami penurunan yang signifikan hingga akhirnya menopause.

Prof. Dr. dr. Rajuddin, Sp. OG(K)., Subsp.FER., Guru Besar Spesialis Obsgyn , Subsp. Fertilitas, mengatakan bahwa banyak pasangan menunda kehamilan karena mengejar karier atau pendidikan, padahal cadangan sel telur wanita terbatas dan akan berakhir saat menopause.

“Bagi perempuan, usia menopause di retang usia 45 sampai usia 52 tahun,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Sabtu 11 April 2026. Sementara itu, meskipun pria tidak memiliki batas menopause yang sedini perempuan, namun tetap ada masa andropause (biasanya di usia 65-70 tahun) di mana kualitas sperma mulai menurun.

Namun, tantangan kesuburan di era modern semakin kompleks akibat kebiasaan yang tidak disadari dapat merusal sistem reproduksi. Beberapa faktor gaya hidup tersebut meliputi:

  • Pola Makan yang Kurang Sehat, karena ketergantungan pada makanan cepat saji atau ultra processed food yang minim nutrisi.
  • Kurangnya istirahat, karena berrgadang untuk menyelesaikan pekerjaan atau tugas yang mengganggu ritme hormonal tubuh.
  • Lifestyle Buruk, bisa berupa kebiasaan merokok dan kurangnya aktivitas.
  • Distraksi Digital, penggunaan gadget yang berlebihan tanpa diimbangi dengan ruang komunikasi yang sehat antar pasangan.

Page break

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....