Dana Operasional Belum Cair, Ribuan Penerima Manfaat MBG di Sabang Terdampak
- 08 Jun 2026 20:49 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Penghentian sementara operasional dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Sabang berdampak langsung terhadap sedikitnya 6.126 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di puluhan sekolah, lembaga pendidikan anak usia dini, pondok pesantren, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Data Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Sabang menunjukkan, dapur MBG yang melayani Kecamatan Sukajaya dan Sukakarya untuk sementara belum beroperasi karena masih menunggu pencairan dana operasional.
Di Kecamatan Sukajaya, penghentian layanan berdampak pada 2.842 penerima manfaat yang terdiri atas siswa dari 15 satuan pendidikan mulai tingkat PAUD hingga SMA, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Sementara di Kecamatan Sukakarya, jumlah penerima manfaat yang terdampak mencapai 3.284 orang, mencakup siswa dari 24 lembaga pendidikan, pondok pesantren, serta kelompok penerima manfaat lainnya.
Secara keseluruhan, terdapat sedikitnya 39 satuan pendidikan yang terdampak langsung akibat berhentinya sementara distribusi MBG di Sabang. Sekolah-sekolah tersebut meliputi jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, madrasah, hingga sekolah luar biasa (SLB).
Sebelumnya, Koordinator Wilayah BGN Sabang, Yuni Karnisa, mengatakan penghentian operasional tersebut mulai berlaku Senin 8 Juni 2026. Kondisi itu terjadi karena saldo operasional beberapa SPPG telah menipis, sementara dana operasional dari BGN masih dalam proses pencairan.
"Untuk dua SPPG yang belum beroperasi saat ini masih menunggu dana masuk. Per hari ini proses pencairan sedang berjalan. Jika dana sudah diterima, operasional dapur akan segera dijalankan kembali," kata Yuni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....