Ketahanan Pangan Desa di Sabang Terus Dikembangkan Lewat BUMG
- 29 Apr 2026 02:04 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Program ketahanan pangan di Gampong Kuta Ateuh Kecamatan Sukakarya Sabang terus menunjukkan perkembangan positif melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG). Sejumlah sektor seperti penanaman sayur, budidaya lele, hingga peternakan bebek telah berjalan dan beberapa kali berhasil panen untuk memenuhi kebutuhan warga.
Keuchik Gampong Kuta Ateuh, Zulfan Bahri, mengatakan seluruh program ketahanan pangan tersebut dijalankan secara bertahap oleh BUMG dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di beberapa titik wilayah gampong. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan memulai penanaman jagung bekerja sama dengan pihak kepolisian.
“BUMG sudah melakukan beberapa tahap, di antaranya penanaman sayur-sayuran, kemudian lele, lalu bebek. Dalam waktu dekat ini juga akan ada penanaman jagung yang bekerja sama dengan kepolisian. Jadi setelah panen, kita tanam lagi secara berulang agar terus berjalan,” kata Zulfan Bahri, Rabu 29 April 2026.
Ia menjelaskan, lokasi pengelolaan ketahanan pangan tersebar di beberapa tempat, seperti lahan seluas sekitar lima ribu meter persegi di Jurong Nawawi untuk tanaman muda dan jagung. Sementara budidaya lele berada di Jurong soetedjo, sedangkan peternakan bebek berlokasi di Jurong M. Thaib.
Zulfan Bahri menambahkan, hasil panen sayur sejauh ini masih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan warga setempat. Warga juga diajak untuk ikut panen bersama dan membeli hasil panen dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kalau sayur-sayuran masih kita cukupkan untuk warga dulu. Kita jual murah dan warga sangat antusias membeli. Pada hari pertama panen, langsung habis dibeli warga. Kita juga undang warga untuk panen bersama, jadi hasilnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, budidaya lele telah berjalan dengan tujuh kolam yang diisi sekitar seratus kilogram bibit. Hasil panennya dipasarkan secara bertahap sesuai kebutuhan pasar, sementara peternakan bebek pedaging dimulai dengan seratus ekor dan saat ini terus dikembangkan agar tetap berkelanjutan serta memberi pemasukan bagi BUMG.
Ke depan, Pemerintah Gampong berharap program ketahanan pangan ini mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Kuta Ateuh dengan harga yang mudah dijangkau. Selain membantu warga memperoleh bahan pangan yang murah dan mudah, program ini juga diharapkan menjadi sumber pendapatan bagi BUMG untuk mendukung pembangunan ekonomi gampong.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....