Desa Inklusif Dorong Disabilitas Berdaya di Aceh
- 23 Des 2025 11:13 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Sejumlah desa di Aceh mulai menerapkan pembangunan inklusif dengan melibatkan penyandang disabilitas secara aktif dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Pendampingan komunitas dan kebijakan desa menjadi faktor kunci mendorong kesetaraan dan kemandirian.
Community Organizer Forum Bangun Aceh (FBA), Syaifullah, mengatakan sejak 2016 pihaknya mendampingi penyandang disabilitas di berbagai wilayah Aceh. Pendampingan dilakukan tidak hanya pada pemenuhan hak dasar, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan peningkatan partisipasi sosial.
“Banyak penyandang disabilitas sebelumnya terpinggirkan dan hanya berada di rumah. Setelah didampingi, mereka mulai berani berusaha, memiliki penghasilan, dan diakui perannya,” ujarnya dalam Dialog Disabilitas Programa 1 RRI Banda Aceh, Minggu (21/12/2025).
Ia menjelaskan, praktik baik terlihat di sejumlah desa di Kabupaten Aceh Besar yang telah mendeklarasikan diri sebagai desa inklusif disabilitas. Desa-desa tersebut menyusun qanun gampong tentang disabilitas serta mengalokasikan dana desa untuk penyediaan alat bantu dan bantuan langsung.
Beberapa desa juga rutin memperingati Hari Disabilitas Internasional dan menggelar pertemuan bulanan bagi penyandang disabilitas, yang diisi pembinaan keagamaan, edukasi kesehatan, hingga pendampingan konsumsi obat bagi penyandang disabilitas mental.
Syaifullah menegaskan, pemberdayaan ekonomi menjadi kunci mengikis stigma dan mendorong kemandirian. Penyandang disabilitas yang sebelumnya dikurung di rumah, kini mampu menjalankan usaha kecil setelah mendapat dukungan medis dan modal usaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....