Turnament Sepak Bola Usia Dini Piala Ketua DPRD Banjarnegara Diikuti 88 Tim
- 25 Jul 2026 16:36 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara - Turnamen sepak bola usia dini bertajuk Piala Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara resmi bergulir di lapangan Desa Binorong, Kecamatan Bawang, pada Sabtu (25/7/2026) pagi. Ajang perdana tersebut diikuti 88 tim dari 33 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang berasal dari Banjarnegara dan sejumlah daerah di sekitarnya.
Ketua Panitia, Amin, mengatakan turnamen ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menjadi wadah pembinaan pesepak bola usia dini, tetapi juga mempererat silaturahmi antar-SSB.
"Harapan kami turnamen ini bisa berjalan lancar dan berkelanjutan. Ini merupakan penyelenggaraan perdana Piala Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara. Semoga ke depan bisa terus berlanjut hingga penyelenggaraan kedua, ketiga, dan seterusnya," kata Amin.
Menurut dia, peserta berasal dari Banjarnegara, Temanggung, Parakan, Kebumen, Gombong, Wonosobo, Sokaraja, dan Purbalingga. Masing-masing kelompok umur diikuti 16 tim yang terdiri atas 12 tim dari Banjarnegara dan empat tim dari luar daerah.
Turnamen mempertandingkan enam kategori usia, yakni U-9, U-10, U-11, U-12, U-13, dan U-15. Kompetisi dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli hingga 16 Agustus 2026.
Amin menjelaskan, penyelenggaraan turnamen tidak semata-mata bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, mental, dan sportivitas anak melalui olahraga.
"Melalui SSB kami ingin memberikan wadah yang positif bagi anak-anak. Tidak hanya meningkatkan kemampuan sepak bola, tetapi juga membentuk mental, karakter, serta mengurangi ketergantungan mereka terhadap penggunaan telepon genggam," ujarnya.
Selain aspek pembinaan, turnamen ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Lebih dari 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut meramaikan area pertandingan selama kompetisi berlangsung.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara, Slamet, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurut dia, ajang kompetisi usia dini menjadi bagian penting dalam mencetak atlet berprestasi sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Kegiatan seperti ini memberikan dampak yang luar biasa bagi anak-anak. Dengan sering mengikuti turnamen, mereka akan memiliki semangat untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuannya," kata Slamet.
Ia berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat pembinaan olahraga agar lahir atlet-atlet asal Banjarnegara yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Selain itu, Slamet menilai olahraga memiliki potensi besar menjadi sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, mulai dari menghidupkan UMKM hingga membuka peluang usaha baru.
"Kalau kita ingin mewujudkan Banjarnegara yang maju dan masyarakat yang sejahtera, maka semua elemen harus berkarya sesuai bidangnya masing-masing. Olahraga menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk mewujudkan hal tersebut," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....