Pemerhati Sepak Bola : Timnas Benahi Transisi dan Finishing jelang Hadapi Singapur
- 05 Agt 2026 13:42 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Kekalahan telak Timnas Indonesia 0-3 dari Vietnam pada laga lanjutan Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026 menjadi pekerjaan rumah besar bagi skuad Garuda. Hasil tersebut membuat peluang Indonesia lolos ke babak semifinal bergantung pada pertandingan terakhir melawan Singapura.
Pemerhati Timnas Indonesia asal Purwokerto, Rashif Abithia, menilai Indonesia kehilangan identitas permainan sejak menit-menit awal pertandingan. Menurutnya, Vietnam mampu mengendalikan tempo laga melalui penguasaan bola yang lebih rapi, sementara Indonesia kerap kehilangan bola di area tengah.
"Transisi bertahan ke menyerang belum berjalan baik. Ketika kehilangan bola, para pemain juga terlambat melakukan pressing sehingga Vietnam leluasa membangun serangan. Ini yang harus menjadi evaluasi utama tim pelatih," ujarnya.
Rashif menambahkan, penyelesaian akhir juga masih menjadi persoalan yang harus segera dibenahi. Ia berharap para pemain tidak terbebani oleh hasil kekalahan dan mampu bangkit pada laga penentuan melawan Singapura.
"Kesempatan masih ada. Yang dibutuhkan sekarang adalah mental bertanding yang lebih kuat, disiplin menjaga organisasi permainan, serta lebih efektif ketika mendapatkan peluang di depan gawang," katanya.
Sementara itu, pemerhati sepak bola lainnya, Eman Yoga, menilai Vietnam tampil lebih siap secara taktik maupun mental. Ia melihat lini tengah Indonesia gagal memutus alur serangan lawan sehingga tekanan terus mengarah ke lini pertahanan.
"Koordinasi antarlini perlu diperbaiki. Saat menghadapi Singapura, pemain harus lebih berani memenangkan duel-duel di lini tengah agar lawan tidak mudah menguasai permainan," jelasnya.
Menurut Eman, pertandingan melawan Singapura harus dijalani dengan pendekatan berbeda. Indonesia perlu bermain lebih sabar dalam membangun serangan, memaksimalkan lebar lapangan melalui kedua sisi, dan meningkatkan akurasi umpan di sepertiga akhir lapangan.
"Jangan terpancing bermain terbuka sejak awal. Indonesia harus tampil lebih disiplin, memanfaatkan setiap peluang, dan mengurangi kesalahan sendiri. Jika itu bisa dilakukan, peluang meraih kemenangan tetap terbuka," ungkapnya.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura di laga terakhir fase grup pada 7 Agustus 2026 mendatang. Kemenangan menjadi target mutlak bagi skuad Garuda untuk menjaga asa lolos ke babak semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....