Sekolah Didorong Perkuat Pemahaman Siswa tentang Nilai Pancasila

  • 01 Okt 2026 15:49 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober dinilai menjadi salah satu kesempatan bagi dunia pendidikan untuk kembali memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila.

Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Muhammad Robani mengatakan, Pancasila perlu dikenalkan kepada siswa sejak dini, tidak hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai nilai yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

“Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang telah menjadi kesepakatan oleh para pendiri bangsa dan pendidikan berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini kepada generasi muda,” ujar Robani, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat dimanfaatkan sekolah untuk mengajak siswa memahami sejarah, termasuk peristiwa yang melatarbelakangi peringatan tersebut. Pemahaman itu, menurutnya, penting untuk menumbuhkan nasionalisme, memperkuat rasa kebangsaan, dan menjaga persatuan.

“Pendidikan dapat memanfaatkan momentum ini untuk menanamkan rasa cinta tanah air, nasionalisme, dan kesadaran kebangsaan pada siswa,” kata Robani.

Robani menambahkan, penguatan nilai Pancasila di sekolah perlu dilakukan melalui pembelajaran yang dekat dengan pengalaman siswa, sehingga siswa tidak hanya memahami Pancasila secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pemahaman sejarah dan nilai-nilai Pancasila juga dapat membantu siswa lebih kritis dalam menyikapi berbagai pengaruh yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

“Pendidikan tentang Pancasila bisa menjadi benteng pertahanan terhadap ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, termasuk radikalisme. Dengan memahami sejarah, siswa akan lebih kritis terhadap pengaruh-pengaruh yang berpotensi memecah belah bangsa,” ucapnya.

Di lingkungan sekolah, menurut Robani penguatan nilai Pancasila dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari upacara bendera, diskusi dan seminar sejarah, hingga kegiatan yang mendorong siswa mengekspresikan pemahamannya tentang Pancasila.

Robani juga menilai, pembelajaran tematik yang mengintegrasikan materi Pancasila dalam berbagai mata pelajaran dapat membantu siswa memahami nilai tersebut secara lebih dekat.

“Pengalaman siswa dalam memerankan drama tentang peristiwa G30S/PKI dapat menjadi pembelajaran yang membekas, sekaligus membantu siswa memahami sejarah dan menghargai jasa para pahlawan revolusi,” ucap Robani.

Robani berharap, pendidikan Pancasila dapat terus diperkuat secara berkelanjutan, sehingga membentuk generasi muda yang berkarakter, memiliki kesadaran kebangsaan, dan menjaga persatuan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....