Bupati Banyumas Tekankan Pentingnya TKA SD untuk Petakan Potensi Siswa

  • 08 Sep 2026 20:17 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Pemerintah Kabupaten Banyumas mendorong agar setiap anak mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak dan sesuai dengan potensi masing-masing. Upaya tersebut dinilai penting untuk membangun kualitas sumber daya manusia Banyumas sekaligus mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan di masa depan.

Hal itu disampaikan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat menghadiri Talkshow Sukses Tes Kemampuan Akademik (TKA) Jenjang SD di D'Garden Resto, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri, Kepala Cabang Erlangga Yogyakarta Rezha Adityaksa, serta sejumlah tamu undangan.

Sadewo mengatakan pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter yang baik. Menurutnya, pelaksanaan TKA jenjang SD menjadi salah satu instrumen yang perlu dipersiapkan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

“Sebagai salah satu langkah strategis, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik jenjang SD dinilai menjadi instrumen penting yang memerlukan perhatian bersama dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, TKA tidak seharusnya hanya dipahami sebagai alat untuk memperoleh nilai akhir siswa. Hasil TKA juga dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan dasar peserta didik sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap proses pembelajaran.

Karena itu, sinergi antara dinas pendidikan, sekolah, dan guru diperlukan untuk menyamakan pemahaman mengenai pelaksanaan TKA. Persiapan tersebut juga diharapkan dapat membantu guru memberikan pendampingan yang sesuai kepada siswa.

“Melalui ini, sinergi antara pihak dinas, kepala sekolah dan para guru diharapkan dapat menyamakan pemahaman, memperkuat kesiapan, serta memberikan pembekalan yang matang bagi para pendidik dalam mendampingi siswa menghadapi TKA,” ucapnya.

Sadewo menjelaskan, TKA jenjang SD terutama mengukur kemampuan literasi dan numerasi. Kemampuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan membaca dan berhitung, tetapi juga mencakup pemahaman informasi, penalaran logis, serta kemampuan menyelesaikan persoalan.

Bupati mengingatkan agar hasil pemetaan melalui TKA tidak digunakan untuk menyeragamkan kemampuan seluruh siswa. Setiap anak memiliki bakat, minat, dan potensi yang berbeda sehingga proses pendidikan perlu tetap memberikan ruang bagi perkembangan masing-masing.

“Setiap anak dipahami memiliki bakat dan potensi yang berbeda-beda, sehingga proses pemetaan kemampuan ini dilakukan tanpa memaksakan bidang tertentu kepada siswa yang memiliki keahlian di bidang lain,” tuturnya.

Menurut Sadewo, penguatan pendidikan sejak sekolah dasar merupakan bagian penting dari investasi sumber daya manusia di Banyumas. Pendidikan yang baik diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.

“Pendidikan yang berkualitas diharapkan mampu membuka kesempatan yang lebih luas bagi mereka untuk berkembang dan berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ucapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan siswa dalam menghadapi TKA tidak hanya bergantung pada sekolah. Pendampingan dari pemerintah daerah, dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, dan orang tua juga diperlukan agar siswa dapat mengikuti proses tersebut dengan baik.

“Dukungan dari para pendidik, dinas pendidikan, serta orang tua menjadi kunci utama dalam mengantarkan para siswa mengikuti TKA dengan optimal dan menampilkan kemampuan terbaik yang mereka miliki,” kata Sadewo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....