Sekda Tegal Tekankan Peran Pers Sehat dalam Mengawal Pembangunan
- 29 Sep 2026 14:53 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Tegal - Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, menegaskan pentingnya peran pers sebagai mitra pembangunan sekaligus pengawas kebijakan pemerintah. Pers diharapkan tetap menjaga independensi, profesionalisme, dan tanggung jawab di tengah derasnya arus informasi digital.
Hal tersebut disampaikan Amir saat mewakili Bupati Tegal dalam Konferensi Ke-4 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tegal di Gedung Perumda Tirta Ayu, Selasa (29/9/2026).
Amir mengatakan, pers yang sehat harus berpegang pada kode etik jurnalistik, menyajikan informasi berimbang, serta bertanggung jawab terhadap setiap pemberitaan.
"Pers yang sehat adalah pers yang tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik, menjunjung independensi, menyajikan informasi yang berimbang, dan bertanggung jawab atas setiap kata yang dituliskan," ujarnya.
Konferensi bertema "Pers Sehat untuk Kabupaten Tegal Lebih Baik" tersebut menjadi forum evaluasi kepengurusan sekaligus pemilihan ketua dan penyusunan kepengurusan PWI Kabupaten Tegal periode 2026-2029.
Menurut Amir, konferensi tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum memperkuat kepemimpinan dan soliditas organisasi wartawan.
Ia berharap pers terus berperan dalam mengawal program prioritas Pemerintah Kabupaten Tegal, termasuk percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi perhatian masyarakat.
Amir menilai, pemberitaan yang berimbang diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi utuh mengenai perkembangan pembangunan, termasuk berbagai upaya pemerintah dalam menangani persoalan infrastruktur.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Tegal, M. Fatkhurohman, mengatakan, pers sehat tidak hanya berkaitan dengan kualitas pemberitaan, tetapi juga mencakup kesehatan organisasi, bisnis media, hubungan kemitraan, dan kondisi mental insan pers.
| Baca juga: 4.140 Anggota PMR Kabupaten Tegal Dikukuhkan |
Ia menambahkan, pers memiliki peran penting dalam menjalankan fungsi kontrol terhadap penggunaan APBD serta mempromosikan potensi daerah.
Ketua PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, turut mengingatkan wartawan agar terus meningkatkan profesionalisme di tengah perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam karya jurnalistik.
Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu, tetapi proses jurnalistik tetap harus mengedepankan verifikasi, etika, dan tanggung jawab manusia.
"AI hanya alat bantu. Jangan seratus persen kemudian mengandalkan AI. Semuanya tetap kembali kepada kita sebagai manusia, sebagai wartawan," tegasnya.
Melalui konferensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap sinergi dengan insan pers terus terjaga untuk mendukung pembangunan daerah, sekaligus memastikan fungsi kontrol dan penyampaian kritik konstruktif tetap berjalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....