114 Mahasiswa Baru Polibara Mulai Kuliah, Sekda Tekankan Kebersamaan

  • 21 Sep 2026 15:17 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara – Sebanyak 114 mahasiswa baru Politeknik Banjarnegara (Polibara) mulai memasuki dunia perkuliahan. Tak hanya dituntut mengejar prestasi akademik, mereka juga diingatkan pentingnya membangun kebersamaan dan menghargai perbedaan di lingkungan kampus.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarnegara Hendro Cahyono saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) Polibara tahun akademik 2026/2027, Senin (21/9/2026).

Hendro mengatakan, kampus bukan sekadar tempat mahasiswa menimba ilmu. Lebih dari itu, kampus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah dan latar belakang.

Karena itu, mahasiswa baru diminta memanfaatkan masa pengenalan kampus untuk saling mengenal, membangun kebhinekaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong.

"Di kampus, mahasiswa bertemu dengan orang-orang dari daerah yang berbeda, dengan karakter berbeda. Maka penting untuk menciptakan suasana kampus yang nyaman dengan memupuk rasa kebersamaan, saling menghargai dan gotong royong," kata Hendro.

Menurut dia, lingkungan kampus yang positif akan membuat mahasiswa lebih nyaman dalam belajar. Rasa memiliki terhadap kampus juga diharapkan tumbuh sehingga mahasiswa ikut bertanggung jawab menjaga dan memajukan nama baik perguruan tinggi.

Direktur Polibara Azis Purwanto mengatakan, 114 mahasiswa baru yang diterima tahun ini tersebar di tiga program studi diploma tiga (D3).

Rinciannya, 43 mahasiswa masuk Program Studi Kebidanan, 49 mahasiswa Kesehatan Lingkungan, dan 22 mahasiswa Agroindustri.

Para mahasiswa tersebut tidak seluruhnya berasal dari Banjarnegara. Sebagian datang dari sejumlah daerah lain, seperti Purbalingga, Wonosobo, Grobogan, hingga luar Pulau Jawa.

"Mahasiswa baru tidak hanya berasal dari wilayah Banjarnegara, tetapi juga datang dari daerah lain, seperti Purbalingga, Wonosobo, Grobogan, bahkan luar provinsi. Ada yang berasal dari Sumatera Selatan," ujar Azis.

Sebagai perguruan tinggi vokasi, Polibara mengutamakan pembelajaran berbasis praktik. Mahasiswa nantinya akan mendapatkan pengalaman langsung melalui praktik kerja industri (prakerin) serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Azis mengatakan, tiga program studi yang tersedia juga memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja.

"Tenaga kesehatan seperti bidan masih sangat dicari, tenaga kesehatan lingkungan dibutuhkan di berbagai industri, sementara program studi agroindustri memegang peranan vital dalam mendukung ketahanan pangan," ujarnya.

Ketua Yayasan Dipayuda Noor Tamami menambahkan, PPKMB Polibara 2026 tidak hanya berisi pengenalan lingkungan kampus dan akademik.

Mahasiswa baru juga mendapatkan materi kedisiplinan dan pembentukan karakter melalui kerja sama dengan TNI dari Kodim 0704/Banjarnegara.

"Penanaman karakter dan disiplin yang tinggi akan berguna untuk mencetak lulusan vokasi yang kompeten, yang siap mengabdi bagi masyarakat dan siap bersaing di dunia kerja," kata Noor.

PPKMB Polibara 2026 berlangsung selama empat hari, 21-24 September 2026.

Kegiatan tersebut ditandai secara simbolis dengan pengalungan kartu identitas dan pemakaian jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru. (jkw)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....