4.140 Anggota PMR Kabupaten Tegal Dikukuhkan
- 21 Sep 2026 11:13 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Tegal - Sebanyak 4.140 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, hingga MA di Kabupaten Tegal dikukuhkan secara massal. Pengukuhan berlangsung bersamaan dengan upacara HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Tegal, Minggu (20/9/2026).
Ribuan anggota PMR tersebut berasal dari 99 sekolah. Mereka terdiri atas 1.825 anggota PMR Wira dari 44 SMA/SMK/MA, 2.306 anggota PMR Madya dari 54 SMP/MTs, serta sembilan anggota PMR Mula dari satu SD/MI.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, mengatakan pembinaan PMR membutuhkan dukungan sekolah dan para pembina untuk membentuk karakter serta jiwa kemanusiaan generasi muda.
“Sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan jiwa kemanusiaan generasi muda,” ujarnya.

Iman berharap anggota PMR tidak hanya aktif dalam kegiatan di sekolah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Menurutnya, pengalaman sebagai anggota PMR dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pengabdian sebagai Korps Sukarela (KSR) hingga relawan PMI.
Ia mengajak anggota PMR untuk mulai menerapkan nilai-nilai kemanusiaan dari lingkungan terdekat.
“Teruslah belajar, berlatih dan berbuat baik. Jangan menunggu menjadi dewasa untuk berbuat kemanusiaan. Mulailah dari sekarang,” katanya.
Sebelum dikukuhkan, seluruh anggota PMR mengikuti Uji Kecakapan PMR dengan materi Gerakan Kepalangmerahan dan Ayo Siaga Bencana (ASB). Ujian dilakukan melalui tes tertulis dan praktik.
Anggota yang dinyatakan lulus memperoleh sertifikat dan PIN materi Gerakan Kepalangmerahan serta Ayo Siaga Bencana.
Kepala Seksi Sumber Daya Manusia serta Pendidikan dan Latihan PMI Kabupaten Tegal, Thamalia Haristiani, mengatakan uji kecakapan dan pengukuhan tersebut diikuti anggota PMR hasil rekrutmen sekolah pada tahun ajaran 2026/2027.
Setelah pengukuhan, anggota PMR akan mendapatkan materi serta menjalankan Tri Bakti PMR. Pembinaan juga dilakukan untuk memastikan materi dan standar kepalangmerahan yang ditetapkan PMI diterapkan di sekolah.
Thamalia menyebut, pelaksanaan uji kecakapan yang rutin digelar setiap tahun menunjukkan peningkatan jumlah peserta sejak pertama kali dilaksanakan pada 2016.
Ia berharap peningkatan partisipasi tersebut dapat memperkuat pembinaan relawan PMI Kabupaten Tegal dan mendorong semakin banyak generasi muda terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....