UMP Sambut 33 Mahasiswa Internasional dari 19 Negara lewat CLAP 2026

  • 12 Sep 2026 20:17 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Sebanyak 33 mahasiswa internasional dari 19 negara mengikuti Campus Life and Academic Program (CLAP) 2026 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Program tersebut menjadi orientasi bagi mahasiswa internasional sebelum menjalani kegiatan akademik di lingkungan kampus.

CLAP 2026 digelar oleh Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UMP di Aula AK Anshori, Jumat (4/9/2026). Para mahasiswa tersebut mengikuti studi di UMP melalui berbagai skema, mulai dari beasiswa hingga pembiayaan mandiri.

Kepala BKUI UMP, Condro Nur Alim, Ph.D., mengatakan mahasiswa internasional tahun ini berasal dari berbagai negara dengan latar belakang program pembiayaan yang beragam.

"Jadi tahun ini, kita memiliki mahasiswa internasional dari berbagai negara, jadi totalnya ada 33 mahasiswa datang dari 19 negara berbeda," ucapnya.

Skema yang digunakan antara lain Beasiswa Rektor UMP, kerja sama UMP dengan sekolah mitra di Thailand, serta program beasiswa Pemerintah Indonesia seperti Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dan Darmasiswa. Selain itu, terdapat mahasiswa yang memperoleh beasiswa melalui kerja sama UMP dengan pemerintah negara mitra dan mahasiswa yang menempuh pendidikan secara mandiri.

Menurut Condro, BKUI juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah pemerintah negara lain untuk memperluas kesempatan mahasiswa internasional memperoleh beasiswa dari pihak eksternal.

"Kami sedang membangun komunikasi intensif dengan pemerintah luar negeri, dengan skema yang mirip seperti kerja sama kita bersama Pemerintah negara sebelumnya. Target kami, minimal 25 persen mahasiswa internasional mendapatkan pendanaan dari luar kampus. Semoga langkah ini makin menarik minat mahasiswa mancanegara untuk menimba ilmu di UMP," tuturnya.

CLAP 2026 tidak hanya menjadi kegiatan penyambutan, tetapi juga digunakan untuk mengenalkan kehidupan akademik dan sosial di lingkungan UMP. Mahasiswa internasional mendapat gambaran mengenai aktivitas perkuliahan sekaligus kehidupan selama berada di Purwokerto.

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyambut kedatangan para mahasiswa dan mengajak mereka memanfaatkan masa studi untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus budaya Indonesia.

"Dan kepada mahasiswa internasional kami, selamat datang di Indonesia, selamat datang di Purwokerto dan juga selamat datang di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. UMP adalah universitas dengan komitmen yang kuat untuk internasionalisasi dan juga pergaulan global," kata Rektor.

Jebul mengatakan keberadaan mahasiswa dari berbagai negara dapat mempertemukan beragam latar belakang budaya dan pengetahuan di lingkungan kampus. Interaksi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi mahasiswa lokal maupun internasional.

"Kehadiran mahasiswa membawa warna, ide, dan pengetahuan baru bagi kampus kami. Kami berharap mahasiswa internasional tidak hanya meraih sukses akademik, tetapi juga menikmati keindahan budaya Indonesia dan menjadi 'ambasador persahabatan' yang menjembatani UMP dengan negara asal Anda menuju World Class University," ucap Rektor.

Melalui CLAP 2026, mahasiswa internasional mendapatkan bekal awal untuk beradaptasi dengan kehidupan akademik dan sosial di UMP. Kehadiran mereka sekaligus mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara dalam lingkungan pendidikan di Purwokerto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....