Bank Sampah Sukamandiri Dorong Warga Rajin Pilah Sampah

  • 21 Sep 2026 10:02 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Bank Sampah Sukamandiri mendorong warga Dusun 2 Grumbul Sukadamai, Desa Pasir Wetan, memilah sampah dari rumah. Upaya tersebut dilakukan sejak Bank Sampah Sukamandiri berdiri pada 2016. Bank sampah dibentuk untuk menampung sampah warga yang telah dipilah.

Ketua Bank Sampah Sukamandiri, Umi Rochayati, mengatakan pembentukan bank sampah berawal dari persoalan sampah terpilah. Sampah yang telah dipilah warga sebelumnya masih berpotensi tercampur kembali saat diangkut petugas.

“Tujuannya untuk menampung sampah-sampah yang sudah terpilah dari rumah,” kata Umi.

Saat ini, sekitar 75 kepala keluarga tercatat sebagai nasabah Bank Sampah Sukamandiri. Nasabah berasal dari wilayah sekitar maupun luar wilayah bank sampah. Umi mengatakan sampah yang paling banyak disetorkan warga berupa plastik dan kertas. Jenis kertas yang banyak terkumpul adalah kertas dupleks dari berbagai kemasan.

Sampah yang disetorkan kemudian dikelompokkan berdasarkan jenisnya. Setelah terkumpul banyak, sampah diserahkan kepada pengepul. Menurut Umi, konsistensi warga dalam memilah sampah masih menjadi tantangan. Pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk mendorong kebiasaan tersebut.

Bank Sampah Sukamandiri juga memberikan penghargaan kepada nasabah yang aktif memilah dan menyetorkan sampah. Setiap nasabah juga mendapat bingkisan sebagai bentuk apresiasi. Umi menyebut kebiasaan memilah sampah berdampak terhadap kebersihan lingkungan. Masyarakat juga mulai terdorong mengelola sampah secara mandiri.

Wilayah Sukadamai kini masuk dalam program Kampung Iklim atau ProKlim. Warga didorong mengelola sampah sekaligus memanfaatkan limbah menjadi produk. Beberapa limbah dimanfaatkan menjadi produk seperti taplak meja, sabun, dan lilin. Umi berharap seluruh warga semakin terbiasa memilah sampah dari rumah. (Nurul Saputri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....