Mahasiswa Internasional UMP Raih Penghargaan di Festival Budaya UGM
- 08 Sep 2026 11:34 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Dua mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) asal Sudan meraih penghargaan dalam Festival Internasional Berbahasa dan Budaya Indonesia (FIBBI): Sapa Nusantara yang digelar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM).
Keduanya, Abdalghali Abdallah Mohammed Abdallah dan Eltayeb Damra Eltayeb Eltoum, berhasil meraih penghargaan dalam lomba cipta pantun yang berlangsung di FIB UGM.
Abdalghali meraih penghargaan Terfavorit melalui karya berjudul Nilai-Nilai Keindonesiaan. Sementara, Eltayeb meraih Juara III lewat karya berjudul Kuliner.
FIBBI memberikan ruang bagi warga negara asing untuk mengekspresikan pengalaman dan pandangan mereka terhadap Indonesia melalui kemampuan berbahasa Indonesia. Dalam lomba pantun, peserta mengangkat tema budaya, alam, kuliner, dan nilai-nilai keindonesiaan.
Peserta diwajibkan membuat sedikitnya lima pantun dalam bentuk video dengan mengikuti struktur pantun Indonesia.
Kepala Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) UMP, Titik Wahyuningsih, S.S., M.Hum., mengatakan kedua mahasiswa tersebut menjalani persiapan sekitar satu bulan sebelum mengikuti perlombaan. Latihan dilakukan dengan pendampingan pengajar BIPA UMP.
Menurut Titik, latihan tidak hanya diarahkan pada kemampuan berbahasa Indonesia, tetapi juga mencakup pemahaman struktur pantun, pemilihan kosakata, penghayatan makna, hingga penyampaian pantun secara komunikatif.
“Pendampingan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan berbahasa, tetapi juga pada pemahaman struktur pantun, ketepatan penggunaan kosakata, penghayatan makna, serta cara menyampaikan pantun secara komunikatif,” ujar Titik.
Nama Abdalghali dan Eltayeb sebelumnya tercatat sebagai finalis lomba pantun FIBBI. Abdalghali mengangkat tema nilai-nilai keindonesiaan, sedangkan Eltayeb memilih tema kuliner dalam karya yang mereka ikut sertakan.
Eltayeb mengaku bangga dapat mengikuti kegiatan tersebut sebagai perwakilan UMP dan Sudan.
“Kami sangat bangga bisa menjadi perwakilan UMP dan Sudan dalam kegiatan ini,” kata Eltayeb.
Abdalghali juga menyebut keikutsertaannya memberikan pengalaman baru selama mengikuti proses perlombaan.
“Kami senang karena kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi kami dan sekaligus menambah torehan prestasi selama belajar di UMP,” ujar Abdalghali.
Capaian keduanya menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa internasional UMP dalam mempelajari dan menggunakan bahasa Indonesia, sekaligus mengenal budaya Indonesia melalui kegiatan akademik dan kebahasaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....