Puncak Hari Guru Nasional (HGN) Banjarnegara Diagendakan Digelar di Dieng

  • 07 Sep 2026 09:13 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara – Puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Banjarnegara rencananya akan digelar di kawasan Negeri Atas Awan Dieng pada 25 November 2026 mendatang.

Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi para pengurus cabang PGRI kecamatan se-Kabupaten Banjarnegara yang disampaikan dalam Konferensi Kerja Kabupaten serta rapat pengurus PGRI Banjarnegara yang digelar di Mandiraja pada Sabtu (5/9/2026).

Ketua PGRI Banjarnegara, Heling Suhono, Senin (7/9/2026), mengungkapkan bahwa panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan pendukung untuk memeriahkan peringatan HGN dan HUT ke-81 PGRI tersebut.

“Puncaknya kita adakan upacara di Dieng, dan rencana ada juga kegiatan penghijauan. Mudah-mudahan Ibu Bupati bisa hadir bersama seluruh guru di Banjarnegara. Kita juga akan mengadakan seminar nasional, donor darah, lomba seni, bahkan Liga Sepak Bola PGRI,” jelas Heling.

Selain upacara dan kegiatan sosial, Liga Sepak Bola PGRI juga akan menjadi salah satu agenda dalam rangkaian peringatan tersebut. Kompetisi ini rencananya diikuti oleh 20 cabang PGRI se-Kabupaten Banjarnegara dengan menggunakan sistem gugur.

Menurut Heling, penyelenggaraan liga tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antaranggota PGRI sekaligus menjaring potensi pemain dari kalangan guru.

“Spiritnya untuk ajang silaturahmi anggota PGRI dan juga menjaring para pemain dari anggota PGRI. Seluruh pemain nantinya adalah anggota aktif PGRI. Kita rencanakan ada 20 pertandingan di Stadion Soemitro Kolopaking Poerbonegoro,” jelas Heling.

Rencana Liga Sepak Bola PGRI ini juga muncul setelah tim sepak bola PGRI Banjarnegara berhasil mengikuti dua pertandingan sepak bola antarkampung (tarkam) dalam ajang Bupati Cup Andalas Kayuares 2026 beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat PGRI Banjarnegara, Heni Purwono, menilai pemilihan Dieng sebagai lokasi puncak peringatan HGN dan HUT ke-81 PGRI merupakan pilihan yang tepat. Selain dapat menjaga ritme kunjungan wisatawan setelah penyelenggaraan Dieng Culture Festival (DCF), kawasan tersebut juga memiliki nilai sejarah yang berkaitan dengan pendidikan.

“Dieng itu kan di masa lalu juga pusat pendidikan, paling tidak pendidikan keagamaan Hindu saat itu dengan adanya situs Dharmasala di sekitar kompleks Candi Arjuna. Karenanya, tepat jika HGN dilaksanakan di sana, menapak tilas sistem pendidikan klasik,” ujar Heni.

Menurut Heni, momentum peringatan tersebut juga dapat menjadi kesempatan bagi para guru untuk mengenal lebih dekat kekayaan cagar budaya di kawasan Dieng. Tahun ini, dua objek cagar budaya asal Dieng, yakni Prasasti Mangulihi dan Arca Nandisawahanamurti, direncanakan ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat nasional.

“Juga kebetulan tahun ini dua objek cagar budaya, yaitu Prasasti Mangulihi dan Arca Nandisawahanamurti, akan ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat nasional. Tentu para guru nanti juga bisa melihat objek tersebut di Museum Kailasa,” tambah Heni, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Banjarnegara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....