Peringati HUT RI ke-81, Sanggar Baruna Loka Ajak Anak-Anak Tulis “Surat untuk Pahlawan”

  • 17 Agt 2026 06:38 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sanggar Baruna Loka Purbalingga telah sukses menggelar kegiatan reflektif bertajuk “Surat untuk Pahlawan” pada Minggu (16/8/2026). Acara yang berlangsung pukul 08.30–11.30 WIB di Desa Bojong, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga ini diikuti oleh seluruh peserta didik sanggar.

Ani Susiningtias, S. Sn Pengelola Sanggar Baruna Loka Purbalingga mengatakan, berbeda dengan perayaan kemerdekaan pada umumnya yang identik dengan perlombaan fisik, Sanggar Baruna Loka memilih pendekatan yang lebih sederhana dan berfokus pada edukasi sejarah.

Melalui kegiatan ini, lanjut Ani, anak-anak diajak mengenal kembali sosok serta perjuangan para pahlawan nasional, seperti Ir. Soekarno, Ki Hajar Dewantara, Jenderal Soedirman, R.A. Kartini, Pangeran Diponegoro, Sisingamangaraja XII, hingga W.R. Soepratman melalui cerita interaktif, gambar, dan permainan edukatif.

"Sebagai puncak acara, para peserta menuangkan apresiasi serta pesan mereka melalui tulisan maupun gambar dalam Surat Untuk Pahlawan," terangnya.

"Bagi anak-anak yang belum lancar menulis, para pelatih turut mendampingi agar pesan tetap terpancar lewat karya gambar" ucapnya lagi.

Suasana semakin semarak dengan adanya game bertema pahlawan, pembagian doorprize, dan momen kebersamaan.

Ani menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini pihaknya ingin menanamkan nilai bahwa memaknai kemerdekaan tidak selalu harus melalui kemeriahan, melainkan juga lewat mengenal sejarah, menghargai jasa pendahulu, serta berkarya dan menjaga budaya.

"Suratnya mungkin tidak akan sampai kepada para pahlawan, tetapi semoga nilai perjuangannya sampai kepada anak-anak kita," imbuh Ani.

Melalui ruang kecil ini, jelas Ani, anak-anak di bawah asuhan Sanggar Baruna Loka Purbalingga diajak memahami bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan tahunan.

"Kemerdekaan adalah warisan perjuangan yang perlu dipahami, dihargai, dan diteruskan dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....