OJK Goes to School Dorong Pelajar Banyumas Cerdas Kelola Keuangan
- 19 Agt 2026 11:45 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Banyumas menyelenggarakan OJK Goes To School. Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Indonesia Menabung 2026 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyumas, Senin, 18 Agustus 2026.
Hari Indonesia Menabung diperingati setiap 20 Agustus berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019. Peringatan ini bertujuan membangun budaya menabung serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sejak usia dini.
Kegiatan Hari Indonesia Menabung 2026 mengusung tema "Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas". Sub-tema kegiatan ini yakni "Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan" yang berlangsung Mei hingga Agustus 2026.
Pelaksanaan OJK Goes To School di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyumas merupakan yang ketiga pada 2026 di Kabupaten Banyumas. Sebelumnya program serupa telah dilakukan di MAN Purbalingga dan SMA Negeri 1 Bawang, Kabupaten Banjarnegara.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian literasi keuangan dan kualifikasi Clash of Financial Genius di setiap kabupaten. Kompetisi ini akan dilaksanakan pada puncak kegiatan HIM tanggal 27 Agustus 2026 di Kantor OJK Purwokerto.
Kegiatan HIM dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Kepala OJK Purwokerto Dinavia Tri Riandari, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri. Turut hadir perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah dan perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas.
Total peserta kegiatan ini mencapai 250 orang yang terdiri dari guru pendamping dan perwakilan siswa SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Banyumas. Pimpinan lembaga jasa keuangan juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada OJK Purwokerto dan TPAKD atas terselenggaranya OJK Goes to School. Ia menyebut Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) sebagai upaya membangun kebiasaan pengelolaan keuangan sejak dini.
Sadewo menegaskan sinergi antara pemerintah daerah, OJK, TPAKD, lembaga pendidikan, dan industri jasa keuangan perlu terus diperkuat. "Saya berharap para siswa rajin belajar, bijak mengelola uang, dan membiasakan menabung," katanya.
Kepala OJK Purwokerto Dinavia Tri Riandari menyampaikan literasi keuangan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat saat ini. "Dengan pemahaman keuangan yang baik, siswa diharapkan mampu mengelola keuangan secara bijak dan terhindar dari investasi ilegal," ungkapnya.
Dinavia mengingatkan pentingnya prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, dalam menghadapi tawaran investasi. Ia juga menyinggung fenomena FOMO dan YOLO di kalangan generasi muda yang perlu disikapi secara bijak.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan, indeks literasi keuangan meningkat dari 66,64 persen pada 2025 menjadi 69,57 persen pada 2026. Indeks inklusi keuangan turut naik dari 92,74 persen menjadi 93,61 persen pada periode yang sama.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian bantuan sarana prasarana pendidikan dari BPD Jateng kepada Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyumas. Sejumlah beasiswa turut diberikan kepada siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Banyumas, dengan rincian:
- Bantuan sarana prasarana kepada Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyumas dari BPD Jateng.
- Beasiswa kepada 5 (lima) siswa SMK Negeri 1 Purwokerto, 5 (lima) siswa SMA Negeri 1 Baturaden, 5 (lima) siswa SMA Negeri 2 Purwokerto, 5 (lima) siswa SMA Negeri 3 Purwokerto, 5 (lima) siswa MAN 1 Purwokerto, 5 (lima) siswa SMP Negeri 4 Purwokerto, 5 (lima) siswa SD Negeri 1 Karangwangkal dari Bank BTN.
- Beasiswa kepada 10 (sepuluh) MTS NU Maarif Kemranjen dari Bank Syariah Indonesia.
- Beasiswa kepada 5 (lima) siswa SD Negeri 1 Karangendep dari Bank BRI.
- Beasiswa kepada 3 (tiga) siswa SD Negeri 1 Somagede dan 3 (tiga) siswa SMP Negeri 1 Ajibarang dari BPR BKK Purwokerto.
- Beasiswa kepada 5 (lima) siswa SMK Negeri 2 Purwokerto dari BPR Gunung Slamet.
- Beasiswa kepada 3 (tiga) siswa SMK Nasional Purwokerto dari BPR BKK Jateng Cabang Banyumas.
Kegiatan edukasi keuangan dan kualifikasi Clash of Financial Genius diharapkan meningkatkan literasi keuangan pelajar SMA/SMK/MA sederajat. Kantor OJK Purwokerto berkomitmen terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....