KPU Banyumas Gandeng Muhammadiyah Perkuat Pendidikan Pemilih

  • 03 Sep 2026 14:40 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - KPU Kabupaten Banyumas menjajaki kerja sama dengan Muhammadiyah untuk memperkuat sosialisasi dan pendidikan pemilih. Kemitraan ini dinilai penting karena Muhammadiyah memiliki jaringan organisasi dan pendidikan yang luas hingga tingkat desa dan kelurahan.

Saat ini, Muhammadiyah memiliki 29 cabang di tingkat kecamatan dan 280 ranting di tingkat desa/kelurahan di Kabupaten Banyumas. Di bidang pendidikan, Muhammadiyah mengelola 10 sekolah tingkat menengah atas dan 24 sekolah tingkat menengah pertama, serta Pondok Pesantren Modern Zamzam dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Jaringan tersebut juga mencakup dua sekolah luar biasa dan pondok rehabilitasi bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang.

Untuk membahas rencana kerja sama tersebut, KPU Kabupaten Banyumas mengunjungi Gedung Muhammadiyah Banyumas di Jalan Dr. Angka, Purwokerto. Pertemuan tersebut dihadiri Ketua KPU Kabupaten Banyumas Rofingatun Khasanah bersama Anggota KPU Sufi Sahlan Ramadhan dan Sidiq Fathoni.

Dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas, hadir Ketua M. Djohar, Wakil Ketua Mukhzin Assyafik, dan Sekretaris M. Aminudin.

Rofingatun mengatakan hubungan KPU dengan Muhammadiyah selama ini telah berjalan baik, termasuk melalui keterlibatan warga Muhammadiyah sebagai penyelenggara maupun pemilih. KPU juga beberapa kali berkolaborasi dengan Muhammadiyah dalam kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih.

Menurutnya, kerja sama tersebut perlu diperkuat melalui perjanjian kerja sama agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kerja sama tersebut sudah berjalan dengan baik, namun perlu ditingkatkan melalui perjanjian kerja sama agar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan,” kata Rofingatun.

Ketua PDM Banyumas M. Djohar menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapan Muhammadiyah untuk ikut menyukseskan penyelenggaraan Pemilu mendatang.

“Kesuksesan Pemilu merupakan hal yang sangat penting. Muhammadiyah sudah terbiasa turut menyukseskan program-program yang diselenggarakan pemerintah, termasuk dalam penyelenggaraan Pemilu,” ujar Djohar.

Draf perjanjian kerja sama telah diserahkan KPU Kabupaten Banyumas kepada PDM Banyumas untuk ditelaah. Setelah mendapat pembahasan dari kedua pihak, draf tersebut akan disampaikan secara berjenjang kepada KPU untuk proses verifikasi.

Kedua pihak menargetkan perjanjian kerja sama dapat ditandatangani dalam rapat koordinasi triwulanan Muhammadiyah pada September mendatang. Jika belum memungkinkan, penandatanganan ditargetkan bertepatan dengan Milad Muhammadiyah pada November.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....