Bawaslu Banyumas Gencarkan Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan
- 15 Sep 2026 09:04 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyumas memfokuskan pengawasan pada Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) guna memastikan seluruh hak pilih warga terjamin dengan baik.
Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas Dan Humas Bawaslu Kabupaten Banyumas, Rani Zuhriyah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pengawalan data pemilih menjadi agenda krusial pada periode non-tahapan pemilu untuk memastikan data yang disajikan KPU tetap akurat dan mutakhir.
"Tema pemutakhiran data untuk memastikan hak pilih terpenuhi ini sangat penting. Di luar masa tahapan, fokus kami salah satunya mengawasi pemutakhiran data secara berkelanjutan agar data KPU untuk pemilu mendatang benar-benar akurat," ujar Rani
Rani menjelaskan, langkah pengawasan tidak sekadar formalitas saat pencocokan dan penelitian (coklit) maupun rapat pleno KPU, melainkan dengan turun langsung ke lapangan. Bawaslu Banyumas membentuk desa binaan guna menyisir pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat (TMS), sekaligus mendatangi sekolah-sekolah untuk mendata warga yang memasuki usia pemilih pemula.
Dalam pemutakhiran data ini, Bawaslu mencatat perekaman e-KTP bagi pemilih pemula menjadi sorotan utama. Pada gelaran Pilkada terakhir, tercatat sedikitnya 9.000 pemilih pemula di Kabupaten Banyumas yang belum mengurus perekaman e-KTP.
Pelaporan akta kematian anggota keluarga juga didorong agar terjadi penyesuaian data yang cocok antara KPU dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil).
Namun, Bawaslu masih menghadapi kendala lapangan akibat terbatasnya akses data by name by address dari Dindukcapil karena aturan kerahasiaan data, ditambah minimnya kepedulian warga terkait pentingnya data pemilih.
"Tantangan terbesar kami adalah sikap pasif pemilih pemula dalam perekaman e-KTP serta kesadaran masyarakat yang umumnya baru menganggap penting data pemilih ketika mendekati pelaksanaan pemilu saja," jelas Rani.
Menyikapi hal tersebut, Bawaslu Banyumas terus memperluas pelibatan warga dengan membentuk kader Pengawas Partisipatif. Sosialisasi disasar ke berbagai kelompok strategis, mulai dari pemilih pemula, kelompok perempuan, hingga penyandang disabilitas.
Posko Aduan masyarakat pun dibuka secara daring via WhatsApp Center maupun tatap muka langsung untuk memfasilitasi laporan perubahan data.
"Harapan kami kepada seluruh masyarakat Banyumas, mari bersama-sama mewujudkan data pemilih yang mutakhir dan akurat. Warga bisa bergabung menjadi pengawas partisipatif atau melapor ke Bawaslu jika ada perubahan data diri maupun keluarga demi menjaga hak pilih kita," pungkasnya. (Fahira Dinda)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....