Festival Kentongan Purbalingga 2026 Sukses Sedot Perhatian Masyarakat

  • 30 Agt 2026 14:21 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, PURBALINGGA – Festival Kentongan 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menarik antusiasme luar biasa dari warga masyarakat, di Alun-alun Purbalingga, Sabtu malam (29/8/26).

Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menilai tingginya antusiasme warga terjadi karena sudah cukup lama tidak ada gelaran ajang besar di wilayah tersebut.

"Mohon doanya Kabupaten Purbalingga semakin maju dan sejahtera masyarakatnya. Antusias ini mungkin karena sudah lama tidak ada event di Kabupaten Purbalingga. Insyaallah alun-alun Purbalingga akan terus kita isi dengan kegiatan. Bulan Desember nanti kita akan selenggarakan lagi Purbalingga Music Festival," ujar Bupati Fahmi saat memberikan sambutan.

Saat ditanya mengenai siapa pengisi acara yang diinginkan warga untuk festival musik mendatang, riuh penonton menyerukan berbagai nama grup musik ternama.

"Pengen dihadirkan siapa ini? NDX, Dewa, Sheila on 7, Tulus, atau Saleho? Ya mudah-mudahan kita akan datangkan yang terbaik di bulan Desember nanti," terang Bupati.

Festival kentongan tahun ini menghadirkan 10 grup yang menyuguhkan pertunjukan berkonsep lebih segar dan inovatif ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

"Festival kentongan ini yang insyaalloh mudah mudahan jauh lebih menarik dari pada tahun tahun sebelumnya, karena tidak hanya menampilkan festival kentongan, tapi banyak variasi banyak berbagai inovasi, mudah mudahan memberi warna baru bagi festival kentongan di kabupaten Purbalingga," imbuhnya.

Adapun, selama pelaksanaan Festival Kentongan, para penampil tidak hanya memadukan ritme tabuhan bambu tradisional, tetapi juga membawakan teatrikal perjuangan membela kemerdekaan, pesan cinta tanah air, hingga kombinasi lagu perjuangan, musik modern, dan lagu-lagu ambyar.

Festival Kentongan Purbalingga Dalam Rangka HUT RI ke 81

Panitia Festival Kentongan Purbalingga 2026, Sutejo, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah perbedaan penampilan group kentongan pada Festival Kentongan tahun ini, karena peserta dituntut mengolaborasikan seni kentongan dengan unsur seni tradisi dan modern lainnya, seperti puisi, hingga teatrikal.

"Saat jeda antar-penampil dan jeda sidang dewan juri, penonton dihibur oleh penampilan Grup Band NOMY bersama vokalis Nomy Henda dan Sigit Blewuk, yang merupakan musisi asli asal Purbalingga," katanya.

Berbeda dari tahun sebelumnya, lanjut Sutejo, area panggung utama kini tidak lagi dikelilingi barikade ketat.

"Barikade hanya dipasang pada jalur akses masuk dan keluar peserta untuk memberikan ruang menonton yang lebih nyaman dan dekat bagi masyarakat," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....