Yanuar Arif Raih Penghargaan Forum Banyumas

  • 29 Agt 2026 10:22 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Anggota Komisi XIII DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah VIII, Yanuar Arif Wibowo, mendapat penghargaan dari Forum Banyumas sebagai salah satu tokoh yang dinilai berkontribusi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Banyumas.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Forum Banyumas yang digelar di salah satu hotel di Kota Purwokerto, Jumat (28/8/2026) malam. Memasuki tahun ke-8, Forum Banyumas mengangkat tema “Meneropong Banyumas sampai Tahun 2030 dalam Pembangunan di Segala Bidang.”

Dalam kegiatan tersebut, Forum Banyumas memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat Banyumas.Forum Banyumas menegaskan, pemilihan tokoh penerima penghargaan tidak semata-mata didasarkan pada jabatan maupun popularitas.

Penilaian lebih menitikberatkan pada kiprah, konsistensi, serta kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat selama satu tahun terakhir.Yanuar Arif Wibowo dinilai sebagai “Penggerak Masyarakat Menyuarakan Aspirasi Hak-haknya.”

Politisi PKS tersebut baru pertama kali terpilih sebagai anggota DPR RI untuk mewakili masyarakat Kabupaten Banyumas dan Cilacap. Namun, dalam waktu kurang dari dua tahun sejak awal masa jabatannya, Yanuar dinilai telah menunjukkan sejumlah kiprah nyata, khususnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Banyumas.

Salah satu kiprah yang dinilai masyarakat adalah perjuangannya dalam mengadvokasi aktivasi Stasiun Kereta Api Kebasen pada Desember 2024. Saat ini, stasiun tersebut telah dapat digunakan masyarakat untuk naik dan turun penumpang.

Kiprah lainnya adalah advokasi normalisasi Kali Pelus di Desa Ledug pada Februari 2025. Normalisasi tersebut dinilai membantu meningkatkan keamanan akses jalan utama yang sebelumnya terdampak kondisi sungai.

Pada periode yang sama, Yanuar juga turut mengadvokasi keberlanjutan layanan Bus Trans Banyumas setelah subsidi layanan tersebut terancam dihentikan. Layanan transportasi tersebut akhirnya tetap dapat beroperasi untuk melayani masyarakat.

Pada Juli 2026, perjuangan Yanuar juga berlanjut dengan terwujudnya pembangunan Jembatan Gantung Sidabowa menjadi jembatan permanen. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya memperjuangkan aspirasi warga Desa Karanganyar dan Sidabowa.

Di tahun yang sama, pembangunan kembali Jembatan Lopasir di Desa Karanglewas, Kecamatan Jatilawang, juga terealisasi setelah sebelumnya lama terputus.

Selain itu, pembangunan Jembatan Permanen Sungai Logawa pada ruas Baseh-Sunyalangu, tepatnya di Grumbul Cibun, yang sempat mengalami kendala, kembali dapat dilanjutkan. Sejumlah aspirasi masyarakat lainnya juga terus diperjuangkan Yanuar melalui tugasnya sebagai anggota DPR RI.

Yanuar Arif Wibowo mengaku tidak menyangka mendapatkan penghargaan tersebut. Ia mengatakan, selama ini dirinya hanya berusaha menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

“Jujur saya kaget, tidak pernah terpikir ada yang memberi penghargaan semacam ini. Saya hanya bekerja untuk rakyat dan melaksanakan sumpah janji jabatan saat dilantik, bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah pemilihan saya,” ujarnya.

Yanuar menyampaikan terima kasih kepada Forum Banyumas atas penghargaan yang diberikan. Ia mengatakan penghargaan tersebut akan menjadi penyemangat untuk terus menjalankan tugas dan menuntaskan amanah sebagai wakil rakyat masyarakat Banyumas dan Cilacap hingga akhir masa jabatannya pada 2029 mendatang.

Selain Yanuar Arif Wibowo, Forum Banyumas juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh perempuan yang dinilai memberikan kontribusi melalui aksi nyata bagi masyarakat Banyumas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....