Komisi III DPRD Kota Tegal Soroti Parkir Khusus Alun-alun, Dinilai Rugikan Pemkot

  • 21 Agt 2026 15:32 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kota Tegal - Komisi III DPRD Kota Tegal menilai pengelolaan parkir khusus di kawasan Alun-alun Kota Tegal belum memberikan keuntungan bagi pemerintah daerah. Berdasarkan hasil pembahasan bersama Dinas Perhubungan, biaya operasional parkir khusus tersebut mencapai angka yang lebih besar dibandingkan target pendapatan yang ditetapkan, Jumat (21/8/2026).

Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Sisdiono, mengatakan dalam rapat pembahasan KUPA-PPAS Perubahan 2026, pihaknya menemukan adanya perhitungan yang dinilai tidak seimbang antara target pendapatan dan biaya operasional parkir khusus Alun-alun.

Ia menyebut target pendapatan parkir khusus Alun-alun mencapai sekitar Rp1,2 miliar per tahun. Sementara itu, biaya operasional yang mencakup sewa lahan, tenaga outsourcing, dan kebutuhan gate parkir diperkirakan mencapai sekitar Rp1,8 miliar.

“Target pendapatan khusus di Alun-alun itu Rp1,2 miliar. Kemudian operasionalnya sekitar Rp1,8 miliar. Artinya pemerintah rugi sekitar Rp600 jutaan,” ujar Sisdiono.

Menurut Sisdiono, pengelolaan parkir seharusnya mampu menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan justru menambah beban keuangan pemerintah. Karena itu, pihaknya meminta agar pengelolaan parkir tersebut segera dievaluasi dan dicarikan solusi.

Selain itu, Sisdiono juga menyoroti pembahasan bersama Dinas Perhubungan yang belum menghasilkan keputusan karena rapat mengalami kebuntuan (deadlock). Ia mendorong adanya skema pengelolaan yang lebih tepat, termasuk opsi kerja sama dengan pihak ketiga agar parkir tetap dapat memberikan manfaat bagi pemerintah daerah.

“Kalau memang rugi lebih baik tidak usah. Tutup saja parkir yang model seperti itu, kemudian dikembalikan seperti semula. Buat apa dibuat bagus-bagus tidak ada pemasukan PAD, tapi malah rugi Pemerintah Kota,” kata Sisdiono.

Sisdiono berharap Pemerintah Kota Tegal segera menentukan langkah lanjutan terkait pengelolaan parkir khusus tersebut. Dengan pengelolaan yang tepat, fasilitas parkir di kawasan Alun-alun dapat tetap berjalan tanpa membebani keuangan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....