Ketua Komisi C DPRD Jateng: Digitalisasi Diharapkan Perkuat Kualitas Demokrasi
- 17 Sep 2026 16:18 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Perkembangan teknologi digital tidak hanya mengubah cara masyarakat berkomunikasi, tetapi juga membuka ruang baru bagi kehidupan demokrasi. Pemanfaatan media digital dinilai perlu diarahkan untuk memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas demokrasi.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah, Bambang Haryanto Bachrudin (BHB), dalam kegiatan Peningkatan Kualitas Pengawasan Peraturan Daerah (PKPP) melalui Forum Group Discussion (FGD) bertema “Demokrasi di Era Digital” di Aula Kantor Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Kamis (17/9/2026).
Bambang mengatakan, perkembangan digital seharusnya dapat memberikan ruang tumbuh bagi demokrasi yang lebih sehat dan berkualitas. Terlebih, hampir seluruh elemen masyarakat saat ini telah menjadi pengguna media sosial dan berbagai platform digital.
“Saya berharap digitalisasi ini akan bisa mendorong dan memberikan ruang tumbuh demokrasi yang lebih baik, yang lebih sehat, dan lebih berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, lembaga politik, lembaga demokrasi, maupun pers memiliki peran masing-masing dalam memanfaatkan perkembangan digital. Kolaborasi antarelemen tersebut diperlukan agar ruang digital tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas demokrasi.
Bambang menilai pers memiliki posisi penting sebagai salah satu pilar demokrasi. Karena itu, hubungan antara lembaga politik dan media perlu terus dibangun melalui komunikasi dan silaturahmi.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan kalangan media dan pers. Hal itu dinilai penting karena adanya regenerasi di kalangan jurnalis maupun perubahan dalam dinamika komunikasi publik.
“Kita paham persis bahwa namanya pers itu adalah mitra kita juga, karena kita sesama pilar demokrasi, bagaimana bisa memberikan penguatan dalam tugas pokok dan fungsi masing-masing,” katanya.
Bambang menambahkan, perkembangan teknologi juga membuat masyarakat memiliki semakin banyak pilihan sumber informasi. Kondisi tersebut berbeda dengan era ketika masyarakat lebih banyak mengandalkan media konvensional, seperti media cetak.
Menurutnya, keberagaman media dapat memberikan penguatan dalam proses demokrasi apabila dimanfaatkan secara tepat. Lembaga politik dan pers diharapkan dapat menggunakan ruang digital untuk menjalankan tugas serta fungsinya secara optimal.
Ia menegaskan, demokrasi pada akhirnya bukan sekadar proses politik, tetapi memiliki tujuan yang lebih luas, yakni mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Demokrasi yang kita sepakati pada awal kemerdekaan, sehingga itu menjadi pilihan kita sebagai negara demokrasi, itu tujuannya adalah untuk kesejahteraan,” ujarnya.
Karena itu, Bambang berharap kolaborasi antara lembaga politik, pers, dan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital dapat terus diperkuat. Dengan demikian, perkembangan digital diharapkan berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kualitas demokrasi dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....