Siswa ADEM Papua di Purbalingga Akan Ikuti Sakura Science High School di Jepang
- 21 Agt 2026 07:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga – Chasa Neila Safri, siswa penerima program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua yang tengah menuntut ilmu di SMA Negeri 1 Bobotsari (SMANSABOS)., berhasil lolos seleksi dan terpilih sebagai salah satu peserta Sakura Science High School Program (SSHP) 2026 di Jepang.
Sakura Science High School Program (SSHP) merupakan program pengalaman akademik bergengsi yang diselenggarakan oleh Japan Science and Technology Agency (JST) yang memfasilitasi pelajar dan pendidik dari berbagai negara untuk berinteraksi, belajar, serta mendalami perkembangan sains, teknologi, dan budaya Jepang secara langsung.
Chasa mengatakan, proses seleksi yang dilalui meliputi seleksi administrasi dengan melampirkan data diri, rekam jejak prestasi, serta nilai rapor kemudian wawancara yang dilakukan menggunakan bahasa Inggris, yakni penguji mendalami motivasi serta kontribusi yang akan dibagikan kepada rekan-rekan di Indonesia sekembalinya dari Jepang.
"Dalam seleksi ini tidak dituntut untuk membawa gagasan inovasi tertentu, yang terpenting adalah kesiapan dan kemauan kuat untuk mengikuti pertukaran pelajar," ujar Chasa.
Chasa mengatakan, selama satu minggu pelaksanaan program, mulai 31 Oktober hingga 7 November 2026, ia bersama peserta lain akan mengunjungi sejumlah universitas ternama dan museum di Nagoya serta Nagasaki. Selain fokus pada akademik dan teknologi, Chasa juga berencana mengenalkan kebudayaan Papua, seperti seni tari daerah dan proses pembuatan makanan tradisional papeda.
Mengenai persiapan, Chasa memfokuskan diri pada kesiapan mental dan fisik untuk menghadapi cuaca dingin di Jepang. Pihak sekolah juga memberikan pembekalan dan pengayaan materi yang akan menjadi topik pembahasan selama program berlangsung.
"Saya sangat bersyukur dan senang, tidak pernah terlintas sebelumnya bisa ikut seleksi dan alhamdulillah lolos. Ini kesempatan berharga untuk mengenal lebih dekat pendidikan, sains, dan budaya di Jepang. Setelah kegiatan selesai, ilmu serta budaya positif yang saya dapatkan di sana akan saya bagikan kepada teman-teman," ungkapnya.
Sementara itu, Pembina ADEM Papua di SMAN 1 Bobotsari, Rakhmi, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian anak didiknya tersebut serta berharap kesempatan ini menjadi langkah inspiratif bagi Chasa untuk terus belajar, berkembang, dan membawa nama SMA Negeri 1 Bobotsari Purbalingga serta Indonesia di kancah internasional.
"Selamat dan sukses untuk Chasa Neila Safri. Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar SMANSABOS. Semoga kesempatan ini menjadi langkah inspiratif bagi Chasa untuk terus belajar, berkembang, dan membawa nama SMANSABOS serta Indonesia di kancah internasional," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....