Pekan QRIS Nasional 2026 Dorong Masyarakat Semakin Aktif Bertransaksi Digital

  • 15 Agt 2026 10:09 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Bank Indonesia Kantor Perwakilan Purwokerto terus mendorong perluasan dan pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah Banyumas Raya. Upaya tersebut dilakukan melalui rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 yang berlangsung 11 hingga 17 Agustus 2026.

Kepala Unit KPWBI Purwokerto, Surdiyono, mengatakan bahwa QRIS merupakan standar pembayaran Indonesia yang memungkinkan satu kode QR digunakan untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi maupun instrumen pembayaran. Dengan QRIS, pelaku usaha atau merchant tidak perlu menyediakan banyak kode pembayaran dari berbagai bank maupun dompet digital.

"QRIS itu salah satu standar pembayaran Indonesia. Sederhananya, satu QR bisa menerima pembayaran dari berbagai aplikasi atau instrumen pembayaran," ujar Surdiono.

Menurutnya, perkembangan QRIS di wilayah kerja KPwBI Purwokerto hingga Juni 2026 menunjukkan capaian positif. Volume transaksi QRIS telah mencapai 112.571.254 transaksi, atau sekitar 97,86 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara itu, jumlah merchant QRIS telah mencapai sekitar 627.115 merchant, atau sekitar 94 persen dari target. Surdiyono menjelaskan, seiring meningkatnya jumlah merchant dan transaksi, fokus pengembangan QRIS pada 2026 tidak lagi sekadar memperluas pengguna.

Bank Indonesia kini mendorong agar QRIS yang telah tersedia benar-benar aktif dan semakin sering digunakan masyarakat.

"Implementasi QRIS dilakukan melalui tiga tahap, yaitu awareness, usage, dan quality. Tahun 2026 ini kita memasuki tahap usage. Jadi tidak cukup hanya menambah jumlah pengguna dan merchant, tetapi memastikan QRIS yang sudah tersedia benar-benar aktif digunakan untuk bertransaksi," katanya.

Dalam Pekan QRIS Nasional 2026, Bank Indonesia mengusung tema "Rakyatkan Digitalisasi, QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak", dengan tagline lokal Banyumasan "Mayuh Ngangguk QRIS".

Berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi digelar untuk meningkatkan pemahaman sekaligus penggunaan QRIS di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut antara lain edukasi kepada mahasiswa baru dalam Sudirman Student Summit di Universitas Jenderal Soedirman, sosialisasi kepada ASN Kabupaten Banyumas, serta edukasi kepada pelajar SMA Negeri 5 Purwokerto.

Selain itu, Bank Indonesia juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) QRIS dan bootcamp hackathon yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat melalui inovasi digital. Rangkaian kegiatan akan ditutup pada Minggu dengan closing ceremony yang dirangkai dengan penyerahan hadiah berbagai perlombaan.

Bank Indonesia juga akan meluncurkan program Pasar Pakai QRIS dan Aplikasi Zona QRIS. Kegiatan penutup turut menghadirkan unsur edukasi, UMKM, hiburan, dan perlombaan sehingga diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Surdiono berharap momentum Pekan QRIS Nasional 2026 dapat meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong masyarakat Banyumas Raya untuk menggunakan QRIS secara aktif, bijak, dan berkelanjutan. Bagi pelaku usaha, penggunaan QRIS diharapkan tidak hanya menjadi alternatif pembayaran, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi aktivitas dan perkembangan usaha.

"Harapan kami masyarakat Banyumas Raya tidak hanya semakin mengenal, tetapi juga semakin aktif dan bijak menggunakan QRIS secara berkelanjutan. Bagi merchant, QRIS juga semakin aktif dimanfaatkan sebagai sarana pembayaran sehingga manfaat digitalisasi benar-benar dirasakan dalam aktivitas usahanya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....